CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten memberikan penjelasan terkait penunjukkan Plt Ketua DPC PPP Kota Cilegon.
Sekretaris DPW PPP Provinsi Banten, Uhen Zuhaeni mengungkapkan alasan penunjukan Tohir sebagai Plt Ketua DPC PPP Kota Cilegon menggantikan Sahruji. DPW mengambil keputusan tersebut setelah menilai Sahruji tidak menjalankan sejumlah kewajiban organisasi.
Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) V DPC PPP Kota Cilegon, Tohir yang menjabat sebagai Plt Ketua DPC PPP Kota Cilegon mengantikan Sahruji, juga mendapatkan kepercayaan sebagai formatur. Selanjutnya, tim formatur akan menggelar rapat bersama unsur DPP PPP untuk menentukan susunan kepengurusan definitif.
“Pak Tohir sudah disepakati sebagai formatur. Saya mewakili DPW nantinya akan memimpin rapat formatur sebelum diputuskan bersama ketua formatur dari DPP,” jelasnya. Uhen juga menanggapi dinamika politik yang terjadi di tubuh DPC PPP Kota Cilegon, Termasuk soal pergantian kepemimpinan dari Sahruji kepada Tohir.
Ia menjelaskan, salah satu alasan DPW menunjuk Tohir sebagai Plt Ketua DPC PPP Kota Cilegon karena Sahruji tidak sejalan dengan keputusan organisasi. “Sejak awal beliau memiliki sikap politik yang berbeda dengan kami. Kemudian beliau juga tidak mengakui Ketua Umum PPP Mardiono. Padahal secara hukum Pak Mardiono sah, legal, dan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM,” ungkapnya.
Selain itu, Sahruji juga tidak menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Banten dan tidak melaksanakan Muscab sebagaimana amanat organisasi. “Beliau tidak menghadiri Muswil dan tidak melaksanakan Muscab. Itu menjadi dasar kami menunjuk Plt karena kami menilai beliau tidak taat terhadap asas organisasi serta AD/ART partai,” tegasnya.
Uhen menilai, Tohir memiliki kapasitas dan pengalaman organisasi yang memadai. Saat ini Tohir juga menjadi bagian dari kepengurusan DPW PPP Banten.
“Pak Tohir kami nilai memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas tersebut. Selain itu beliau juga berada dalam struktur DPW sehingga memahami kebutuhan organisasi saat ini,” katanya. Uhen berharap kepengurusan baru mampu memperkuat PPP di Kota Cilegon yang selama ini memiliki basis dukungan masyarakat cukup kuat.
Editor : Rostinah











