PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang secara resmi menutup sementara kegiatan pendakian dan ziarah ke Sumur Tujuh Gunung Karang. Penutupan sementara kegiatan pendakian dan ziarah ke Sumur Tujuh Gunung Karang dimulai semenjak tanggal 31 Desember sampai 2 Januari 2022.
Kepala Desa Kaduengang Ade Ahmad Baedowi mengatakan, penutupan sementara khusus kegiatan pendakian ke Puncak Gunung Karang.
“Sehubungan menjelang akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023 yang perlu diwaspadai adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawa ke Desa Kaduengang. Maka diputuskan seluruh kegiatan pendakian dan ziarah Sumur Tujuh Gunung Karang Pandeglang ditutup sementara,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 30 Desember 2022.
Penutupan sementara sementara ini hasil dari musyawarah di tingkat desa.
“Penutupan dilakukan atas pertimbangan potensi cuaca ekstrem dan hasil dari musyawarah Pemerintah Desa Kaduengang. Jadi mohon maaf dan mohon dimaklumi demi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk keselamatan kita semua,” katanya.
Ade Ahmad Baedowi mengungkapkan, penutupan sementara hanya untuk kegiatan pendakian ke Puncak Gunung Karang. Sedangkan kalau tempat obyek wisata lain di Kaduengang tidak tutup.
“Penutupan khusus ke Sumur Tujuh. Kalau di sekitar bawah atau lokasi Desa Kaduengang enggak di tutup,” katanya.
Kabid Pemasaran pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Siti Septiana mengaku belum mendapatkan kabar secara tertulis terkait penutupan sementara jalur pendakian ke Gunung Karang.
“Belum dapet kabarnya. Tapi memang demi keselamatan lebih baiknya di tutup untuk sementara waktu,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











