Terkait anggaran pembangunan gedung itu, Janjusi mengaku, sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang dan Bupati Serang.
“Perkirakan dibutuhkan anggaran untuk pembangunan tiga kelas sekitar Rp700 juta, termasuk lemari, meubeler dan lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap, proses pembangunan gedung baru segera dilaksanakan agar siswa bisa kembali menjalankan aktivitas belajar di sekolah dengan nyaman dan aman.
Terkait berkas-berkas penting sekolah yang terbakar, Janjusi menerangkan hal itu bisa disiasati dengan dibuatkan surat keterangan yang bisa digunakan pihak sekolah, termasuk siswa yang ijazahnya terbakar.
“Ada buku induk yang masih aman karena saat kebakaran dibawa oleh guru, buku induk itu sebagai data cadangan, ada juga dan laptop yang aman,” ungkapnya. (*)
Reporter: Haidaroh
Editor: Agung S Pambudi










