CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon Masduki mengingatkan Panitia Seleksi (Pansel) eselon dua Kota Cilegon untuk tidak terpengaruh urusan politik selama menjalankan tugas tersebut.
Ia meminta Pansel untuk bersikap profesional selama mengemban aman tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Masduki usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Cilegon, Senin 9 Januari 2023.
Masduki menjelaskan, lelang jabatan eselon dua tahun ini rawan disusupi kepentingan politik mengingat tahun depan sudah masuk tahun politik.
“Kita tekankan, independensi pansel harus betul-betul dijaga, jangan sampai Pansel diintervensi pihak manapun,” papar Masduki kepada wartawan.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, Pansel harus profesional dan bersikap terbuka selama proses open biding.
Hal itu penting agar pejabat yang terpilih melalui proses tersebut adalah pejabat yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan bidangnya.
“Jangan sampai kepentingan politisnya lebih besar sehingga mengabaikan profesionalisme,” papar Masduki.
Ia berharap proses lelang jabatan dilaksanakan secepatnya agar kekosongan jabatan yang saat ini terjadi bisa segera terisi.
Saat ini jabatan eselon dua yang kosong itu diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dari pejabat eselon tiga.
Plt menurut Masduki memiliki kelemahan karena kewenangan nya sangat terbatas dan hal itu bisa memengaruhi kinerja pemerintahan.
Masduki juga menyoroti rencana rotasi mutasi eselon tiga dan empat. Ia berharap proses itu pun berjalan dengan baik dan profesional.
Penempatan pegawai mengacu pada asas profesionalitas bukan pada suka atau tidak suka.
“Jenjang karir yang harus diperhatikan, jangan sampai sudah menunggu lama jabata itu, secara kriteria masuk, pengabdian juga sudah masuk tiba-tiba yang masuk orang lain dari luar,” paparnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











