Wiratno mengungkapkan, penyebab kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk. “Tidak ada korban jiwa namun arus lalulintas dari arah Tangerang ke Merak sempat terjadi gangguan. Arus lalulintas kembali lancar setelah kami menurunkan kendaraan forklip untuk menggeser lembaran triplek yang berserakan,” kata Wiratno.
Di lokasi kedua, kecelakaan terjadi di KM 65 daerah Walantaka, Kota Serang. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 09.15 WIB tersebut melibatkan banyak kendaraan dan menimbulkan kemacetan panjang. Informasi yang didapat, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan lebih dari 8 kendaraan.
Namun, pihak kepolisian belum sempat melakukan pendataan karena kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah melanjutkan perjalanan masing-masing. “Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah melanjutkan perjalanan masing-masing,” tutur Wiratno. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Abdul Rozak











