Adib mengatakan, apabila Anies berani merealisasikan program tersebut, warga Benten harus gelar karpet merah. Namun, apabila gagal merealisasikannya, kunjungan mantan gubernur tersebut lebih baik dilakukan secara daring.
“Tetapi sebaliknya, kalau hanya selebrasi politik, mending lewat online saja,” tambahnya.
Menurutnya, meskipun baru diusung oleh partai Nasdem, mantan gubernur DKI Jakarta ini seolah olah sudah seperti calon presiden yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Anies seperti burung lepas mengumbar sayap ke sana kemari tebar pesona dengan kental membangkitkan selebrasi politik tanpa menyentuh program apa yang mau ditawarkan oleh dia kepada rakyat,” pungkasnya.
Diketahui, Anis Baswedan dijadwalkan akan bertandang ke Banten pada 24 Januari 2023 mendatang. Selama kunjungannya di Banten, Anies Baswedan akan bertemu dengan relawannya di Serang dan tokoh senior Partai Nasdem yang juga mantan gubernur Banten Wahidin Halim di Kota Tangerang.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor : Merwanda











