“Minyakita ini susah didapat. Ini juga kita belanja ke toko-toko pengecer, itu pun harganya tinggi Rp175 ribu per karton. Dan sudah jarang yang jual juga,” katanya.
Pedagang sembako lain, Intan, mengungkapkan, terbatasnya pasokan Minyakita berakibat harga jualnya menjadi Rp16 ribu per liter.
“Padahal sebelumnya mau beli lima karton, tapi ternyata stok pembeliannya dibatasin karena stoknya terbatas,” tuturnya.
Budi, salah satu distributor migor di Cilegon, mengaku, pasokan dari produsen migor subsidi itu sudah tidak ada sejak Januari 2023.
“Sudah kosong dari bulan Januari kemarin karena dari pabriknya belum kirim, tetapi minyak lain nonsubsidi masih ada,” ungkapnya. (suf-ful-fdr-mg03-raj-mul-pur/nda)












