Gempa besar di Turki telah mengakibatkan ribuan orang meninggal dan gedung serta infrastruktur hancur.
“Kita juga turut berduka cita dan semoga wilayah Pandeglang tetap aman. Warga diimbau tidak panik, namun tetap waspada ketika terjadi gempa maka segera mencari tempat aman,” katanya.
Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Cimadur Bayah TB Wildan Hidayatullah mengungkapkan, gempa bumi Maginuto 5,2 berpusat di Muara Binuangeun, dirasakan di Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya.
“Terasa juga sampai Serang, Pandeglang, Panggarangan, Malingping, Ciptagelar. Lalu Cikeusik, Labuan, Panimbang dan Cinangka. Lalu ke Tangerang Selatan, Bogor, Sukabumi, Tangerang, Cianjur dan Bandung Barat, Jakarta, Depok, dan Cibubur,” katanya.
Sementara itu, dihubungi melalui pesan WhatsApp Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi Maginutodo 5,2 berpusat di Muara Binuangeun tidak ada hubungannya dengan gempa bumi di Turki.
“Sama sekali tidak ada keterkaitan antara gempa bumi Binuangeun dengan gempa bumi Turki,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Mastur











