“Saya sakit hati karena merasa dibohongi. Cinta saya dikhianati sama korban,” katanya Riko saat ekspose kasus di Mapolres Pandeglang, Kamis (9/2).
Dari keterangan pelaku diketahui jika dirinya tidak merencanakan pembunuhan. Riko mengaku terakhir bertemu korban sebelum terjadi pembunuhan itu saat korban berulang tahun pada Selasa (7/2).
“Pas ulang tahun saya datang dan ngobrol. Terus bertemu lagi malamnya berpapasan sepulang saya habis nyetrum ikan di Kolam Balapunah, belakang Stadion Badak,” katanya.
Jadi sebelumnya, diungkapkan pelaku, ia tidak ada janjian ketemu dengan korban. Ketemu di jalan terus ngobrol lagi. “Terus cekcok dan membuat saya gelap mata lalu memukulkan kloset sebanyak dua kali ke leher. Saya merasa menyesal sudah melakukan pembunuhan pada orang yang saya sayangi karena gelap mata dibohongi dan cinta saya dikhianati karena sudah punya pacar,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton mengungkapkan, motif pelaku yang berprofesi sebagai driver ojek online ini, lantaran sakit hati.
“Jadi motifnya karena sakit hati. Korban sebelumnya sudah menjalin hubungan pacaran selama lima tahun terus putus dan mengaku sudah punya pacar sehingga membuat pelaku sakit hati,” katanya.











