“Artinya, IMC tidak ingin sampai terperosok dalam kepentingan-kepentingan yang menguntungkan satu pihak atau terikat dengan partai politik,” ujarnya.
Sebagai organisasi mahasiswa primordial, Arifin mengaku IMC akan lebih fokus pada kontribusi organisasi kepada daerah yaitu Kota Cilegon.
IMC bersedia membuka diri kepada Pemkot Cilegon untuk bersinergi demi keberlangsungan pembangunan Kota Cilegon.
“IMC tetap ingin mengawal setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah legislatif maupun eksekutif. Akan tetapi IMC juga tidak menutup diri sebagai organisasi asli Cilegon untuk bisa bersinergi dengan siapapun, termasuk pemerintah legislatif atau eksekutif,” katanya.
Arifin berharap di kepemimpinannya saat ini IMC mampu memberikan aksi nyata kepada masyarakat dan dapat berkontribusi terhadap pembangunan Kota Cilegon.
“Pada akhirnya kami berharap bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Cilegon, demi terciptanya pemimpin masa depan dan bisa berkontribusi nyata untuk Kota Cilegon,” pungkasnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











