• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Cilegon

Kisah Dzaka Faiq Ramadan, Atlet Gulat Cilegon Peraih Emas POPDA Banten 2026

Eko Fajar by Eko Fajar
Sabtu, 20 Juni 2026 08:27
in Cilegon, Olahraga
0
Kisah Dzaka Faiq Ramadan, Atlet Gulat Cilegon Peraih Emas POPDA Banten 2026

Dzaka Faiq Ramadan, atlet gulat muda asal Kota Cilegon, menunjukkan medali emas yang diraihnya pada cabang olahraga gulat kelas 48 kilogram di POPDA Banten 2026.

0
SHARES
249
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik medali emas yang diraihnya pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Banten 2026, tersimpan perjuangan panjang dan penuh pengorbanan dari seorang atlet muda asal Kota Cilegon, Dzaka Faiq Ramadan.

Remaja berusia 15 tahun yang kini duduk di bangku kelas X SMAIT Raudhatul Jannah itu sukses meraih medali emas pada cabang olahraga gulat kelas 48 kilogram setelah memenangkan pertandingan final yang digelar pada Selasa, 16 Juni 2026.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi kontingen Kota Cilegon. Namun, keberhasilan itu tidak diraih dengan mudah. Selama tiga bulan masa persiapan, Dzaka harus menjalani latihan fisik intensif sekaligus menjaga berat badan agar tetap berada di kelas yang dipertandingkan.

Untuk mempertahankan berat badan di kelas 48 kilogram, Dzaka menerapkan metode Intermittent Fasting (IF) secara ketat. Ia hanya makan satu kali dalam sehari, sementara intensitas latihannya mencapai dua kali sehari.

“Tantangan terbesarnya adalah konsisten menurunkan berat badan dengan cara makan satu kali sehari dan latihan dua kali sehari,” ungkap Dzaka.

Dalam jendela makan yang terbatas, ia hanya mengonsumsi tiga hingga lima butir telur rebus dan satu buah ubi kukus. Selama masa persiapan, ia menghindari makanan yang mengandung gula, tepung, minyak, serta berbagai sumber karbohidrat lainnya.

Bahkan, dua pekan menjelang pertandingan, Dzaka mulai mengurangi konsumsi air minum untuk menjaga kestabilan berat badannya. Pola makan yang sangat ketat tersebut sempat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaannya.

Tantangan yang dihadapi Dzaka tidak berhenti di situ. Masa persiapan menuju POPDA Banten 2026 juga bertepatan dengan pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun (SAT) di sekolahnya. Di tengah kelelahan akibat latihan yang berlangsung setiap hari dari pukul 16.00 hingga 20.30 WIB, ia tetap harus membagi waktu untuk belajar dan menghadapi ujian akademik.

Di balik keberhasilannya, terdapat dukungan besar dari sang ibu. Tidak hanya memberikan motivasi, ibunya juga berperan penting dalam menyusun pola makan serta memastikan kebutuhan nutrisi Dzaka tetap terpenuhi selama menjalani program penurunan berat badan.

Karena itu, setelah wasit memastikan kemenangan dalam laga final yang berlangsung sengit melawan atlet asal Kabupaten Serang, sosok pertama yang ingin ia peluk adalah sang ibu.

Meski baru saja meraih prestasi di tingkat daerah, Dzaka belum berambisi terlalu jauh untuk langsung menargetkan ajang yang lebih tinggi. Atlet muda yang mulai tertarik pada olahraga gulat karena kegemarannya membaca komik aksi, menonton film, dan bermain gim ini memilih untuk tetap fokus menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan.

Ia pun membagikan pesan motivasi bagi para atlet muda yang tengah berjuang mengejar impian.

“Menjadi juara bukan tentang siapa yang paling berbakat, tetapi siapa yang mampu bertahan ketika proses terasa paling berat. Rasa sakit karena berjuang hanya sementara, sedangkan rasa sakit karena penyesalan bisa bertahan seumur hidup,” pungkas Dzaka.

Editor: Mastur Huda

Tags: Atlet Gulat CilegonAtlet Muda BantenDzaka Faiq RamadanGulat 48 KgKontingen CilegonKota CilegonMedali Emas POPDAPopda Banten 2026SMAIT Raudhatul Jannah
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Polda Banten Terima 460 Bintara Remaja Brimob, Kapolda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Next Post

Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Next Post
Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Momen Haru Pembagian Rapor di Cilegon, Camat Citangkil Jadi Wali Siswa Yatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Momen Kemerdekaan, Ratu Zakiyah Ajak Perangkat Daerah Jaga Kekompakan

Momen Kemerdekaan, Ratu Zakiyah Ajak Perangkat Daerah Jaga Kekompakan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 12 Agustus 2026 17:28
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengajak kepada seluruh perangkat daerah di Kabupaten Serang untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan pada...

Beli Motor Curian Rp4 Juta, Warga Asal Bogor Diadili di PN Serang

Beli Motor Curian Rp4 Juta, Warga Asal Bogor Diadili di PN Serang

by Fahmi
Rabu, 12 Agustus 2026 17:06
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Suherman alias Herman didakwa membeli dan menjual kembali sepeda motor hasil curian. Akibat perbuatannya, warga asal Kampung...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.