Jangan Lupakan Suara Golkar dan Gerindra
LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi Rangkasbitung, Harits Hijrah Wicaksana menilai kompetisi bakal calon legislatif (bacaleg) di daerah pemilihan (Dapil) Banten I Lebak-Pandeglang akan ketat.
“Diksinya bukan bertempur, tapi bagaimana mendapatkan simpati sebanyak-banyaknya dari masyarakat. Hal itu bisa dilihat dari perjalanan lima tahun ke belakang, siapa yang konsisten merawat basis massa dan memperjuangkan hak-hak masyarakat. Hal itu akan memudahkan partai politik dalam menghadapi perhelatan Pemilu 2024,” kata Harits, Senin (20/2).
Menurutnya, ada hal yang menarik di dapil Banten I, karena akan terjadi persaingan yang ketat yang melibatkan trah JB dan Dimyati. Pertama Ibu Bupati Iti Octavia Jayabaya sebelum dicalonkan menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur dipastikan akan didorong terlebih dahulu ke DPR RI melalui Partai Demokrat. Sedangkan Demokrat hari ini, diwakili Rizki yang merupakan trahnya Dimyati.
“Petanya seperti ini, Dimyati dan anaknya Rizki memenangkan kursi dari PKS dan Demokrat. Tentu ini akan terjadi persaingan ketat, karena Rizki akan berhadapan atau head to head dengan Bupati Iti Octavia Jayabaya dari trah JB,” ungkapnya.
Kedua, dari PDI Perjuangan saat ini ada Hasbi Assyidiki Jayabaya yang kemungkinan akan dicalonkan menjadi Bupati Lebak menggantikan Iti Octavia Jayabaya. Karena Pilkada Serentak 2024 akan dilaksanakan setelah Pemilu Serentak 2024, maka Hasbi akan didorong untuk maju menjadi anggota DPR RI terlebih dahulu.
Tapi, bukan hanya itu, dari Golkar suara terbanyak di Pemilu 2019 dimenangkan Adde Rosi Khoerunnisa dari trah Atut Chosiyah atau trah Bhayangkara. Ini akan menjadi kompetitor bagi trah JB dan Dimyati di Banten Selatan. Ditambah lagi kursi yang dimenangkan Gerindra yang saat ini diduduki Ali Zamroni, ini juga memiliki basis massa yang mengakar.












