Ia juga menyatakan, bahwa pembangunan jamban tersebut ditarget rampung pada akhir Maret 2023. Sehingga keluarga penerima manfaat dapat segera menggunakan jamban dan terhindar dari berbagai penyakit yang timbul akibat open defecation atau buang air besar sembarangan.
“Kita lihat kondisi orang dan rumahnya memang mereka keluarga yang tidak mampu sehingga jamban juga tidak ada. Jadi kita usahakan agar mereka itu lebih sehat dengan adanya jamban,” katanya.
Sementara itu, Lurah Cikerai, Imamah mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Cilegon yang telah membantu warganya untuk mendapatkan sarana kebersihan yang layak berupa jamban.
“Karena kesehatan itu penting sesuai dengan ajaran agama islam juga bahwa kebersihan itu sebagian dari iman. Berarti kita harus bersih dari lingkungan, bersih dari badan kita, bersih segala macam itu harus bersih karena di dalam kebersihan akan mendapatkan hal-hal yang positif dengan kebersihan dari jamban ini akan terhindar dari penyakit,” ujar Imamah.
Imamah juga menjelaskan, dari delapan bantuan jamban ini merupakan jamban terakhir yang direalisasikan karena sbelumnya kelurahan Cikerai telah menggalakan 27 jamban layak dan 19 terealisasi dari bantuan swadaya masyarakat Cikerai.
“Semua warga Cikerai harus memiliki jamban, InsyaAllah warga Kelurahan Cikerai semua sudah memiliki jamban,” tutup Imamah. (*)
Reporter: Raju
Editor: Ahmad Lutfi











