Purwaji mengatakan, anggaran sahur dan berbuka murni bersumber dari infaq para jamaah.
“Untuk hari ketiga kami menyediakan untuk 400 jamaah dan akan terus bertambah tiap harinya,” tambahnya.
Kedepannya, sambung Purwaji, pihaknya akan membatasi jumlah jamaah yang akan melakukan sahur dan buka puasa bersama. Tujuannya guna memberikan kenyamanan bagi jamaah selama melakukan ibadah.
“Nantinya akan kami batasi tiap malamnya 1.000 jamaah. Hal itu kami lakukan melihat kondisi tempat agar para jamaah nyaman selama menjalankan ibadah, ” ujarnya.
Salah seorang jamaah luar kota, Teguh BL mengatakan, program sahur dan buka bersama yang dilakukan pengelola masjid At Taqwa sangat dirasakan manfaatnya. Khususnya bagi masyarakat yang sedang mencari nafkah di jalanan.
“Program ini sangat membantu saya dalam menjalankan ibadah puasa. Terlebih saya hidup dan mencari nafkah di jalan,” ujar pria asal Cipinang, Jakarta Timur ini.
Teguh mengaku, dirinya baru pertama kali mengikuti sahur bersama di masjid tersebut.
Usai sahur dan berbuka puasa bersama, jamaah dapat melakukan salat berjamaah di masjid yang memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi ini. Selain itu, masjid tersebut juga dilengkapi pendingin ruangan, lift dan CCTV.
Reporter : Angger Gita Rezha
Editor: Mastur

