Kado Istimewa Umat Muslim
Lailatul Qadar menjadi impian setiap Mukmin yang gemar beramal shaleh, malam yang penuh berkah tersebut akan hadir diantara malam 10 akhir Ramadhan. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda: intailah oleh kalian akan Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir, yaitu pada malam ganjil (HR: Bukhari) sudah dipastikan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam sepuluh terakhir sesui isyarat Rasulullah tersebut.
Tentunya ini menjadi keistimewaan yang sangat luar biasa bagi seseorang yang bersungguh-sungguh beribadah setiap malam pada 10 akhir Ramadhan ini, mereka mengintai kehadiran Lailatul Qadar dengan cara beribadah setiap malam baik shalat tarawih, qiyamul lail, berzikir, membaca Al-Quran atau amal shaleh lainnya.
Dengan demikian sudah dipastikan akan dapat bertemu dengan Lailatul Qadar. Amat besar keberuntungan bagi yang dapat bertemu dan beribadah pada malam Lailatul Qadar dimana Allah melipatkan gandakan usia manusia pada malam tersebut bagaikan beribadah seribu bulan atau lebih kurang 83 tahun (Lihat Surat AL-Qadar: 2-3).
Lailatul Qadar Kado istimewa bagi umat Islam, mengingat usia umat Islam sangat pendek bila dibandingkan usia umat nabi terdahulu. Rasulullah bersabda: umur umatku berkisar rata-rata 60-70 tahun, hanya sedikit yang melewati batas tersebut (HR. Tirmizi) sementara umur umat terdahulu mencapai ratusan tahun bahkan hingga seribu tahun.
Tentunya hal ini membuat Nabi Muhammad menjadi cemas, maka Allah berikan Lailatul Qadar untuk menandingi usia umat terdahulu. Pada malam ini Allah turunkan malaikat dari langit sehingga bumi dipenuhi oleh Makaikat, Allah tuliskan takdir manusia (hidup, mati, kebahagiaan, kesengsaraan dan sebagainya), Alah menurunkan rahmat-Nya, mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
Rasulullah bersabda: barangsiapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan ikhlas maka akan diampunkan dosanya yang telah berlalu (Muttafaqun Alaih).Tentu ini malam kemuliaan yg sangat luar biasa yang dinantikan oleh orang-orang beriman.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam menyebutkan tanda-tanda malam Lailatul Qadar: Malam Lailatul Qadar matahari yang terbit di pagi harinya tidak memiliki cahaya yang terang/redup (HR: Muslim, malam Lailatul Qadar hati terasa lapang, cuaca tidak panas dan tidak pula dingin (Shahih Ibnu Khuzaimah), malam tersebut tidak muncul bintang (HR. Thabrani).
Pada malam ini pahala amal kebajikan akan dilipatgandakan. Maka dari itu, malam lailatul qadar dianggap sebagai malam yang penuh berkah dan penuh kebaikan. malam lailatul qadar, dianjurkan untuk melakukan ibadah seperti salat malam, membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa. Pada malam ini, pahala amal kebajikan akan dilipatgandakan, sehingga umat muslim wajib memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Pada malam lailatul qadar, seringkali terdapat kegiatan keagamaan seperti tadarus atau pengajian yang diadakan di masjid. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, maka umat muslim bisa mendapatkan pencerahan dan meningkatkan pemahaman tentang agama. Malam lailatul qadar terjadi di bulan Ramadan, tepatnya pada 10 malam terakhir Ramadhan. Kapan tepatnya malam ini terjadi tidak diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan jatuh pada salah satu malam ganjil, sebagaimana penulis tuangkan diatas.
Malam lailatul qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam agama Islam. Karena istimewa, ada baiknya melakukan sejumlah amalan baik di malam lailatul qadar. Malam lailatul qadar adalah malam yang sangat istimewa, maka umat muslim harus melakukan amalan-amalan di atas dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.
Semoga Bermanfaat

Penulis Adalah Kepala Bidang Pendidikan Agama & Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Prov. Banten / Penulis Buku Islam Dalam Transformasi Kehidupan& Buku Kepemimpinan Pendidikan Transformasional

