PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana El Nino mulai melakukan penjagaan di pintu gerbang Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bangkonol, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang.
Penjagaan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mencegah potensi kebakaran di area TPA Bangkonol akibat dampak musim kemarau yang lebih kering.
Satgas yang bertugas melibatkan sejumlah unsur, di antaranya anggota Polres Pandeglang, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK), Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang.
Kewaspadaan tersebut dilakukan mengingat TPA Bangkonol pernah mengalami kebakaran pada November 2019. Saat itu, kebakaran dipicu oleh rambatan api dari pembakaran sampah kebun di sekitar lokasi yang diperparah kondisi cuaca panas dan angin kencang.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang, Aip Setiawan, mengatakan keberadaan Satgas bertujuan memperkuat pengawasan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran.
“Mulai tanggal 1 sampai dengan 20 Agustus ini kami melaksanakan piket dan melibatkan beberapa unsur terkait untuk fokus melakukan pengawasan mitigasi bencana kebakaran di TPA Bangkonol. Namun, ini tidak hanya di TPA Bangkonol saja, tetapi ada beberapa titik yang memang berpotensi terjadi bencana kebakaran,” kata Aip kepada RADARBANTEN.CO.ID di TPA Bangkonol, Rabu, 5 Agustus 2026.
Aip mengimbau masyarakat, khususnya warga sekitar TPA Bangkonol, agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan maupun sengaja. Menurutnya, tindakan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran saat musim kemarau.
“Sebagai antisipasi, kami dengan kesiapsiagaan yang sudah disepakati oleh Satgas, inisiatornya dari Polres Pandeglang sebagai leading sector, kemudian melibatkan beberapa OPD terkait,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas antara lain DLH, BPBDPK, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
“Untuk antisipasi, kita melakukan Satgas bersama. Ini bagian daripada langkah antisipasi kita,” katanya.
Aip menambahkan, kesiapan peralatan dan kebutuhan penanganan bencana juga terus dikoordinasikan dengan OPD terkait, terutama BPBDPK yang memiliki tugas dalam penanganan kebencanaan.
“Dengan Satgas Bencana El Nino ini, insyaallah bisa memberikan dampak baik untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat El Nino,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda

