Saat pertama kali membaca skrip film Buya Hamka, Vino G Bastian menangis membayangkan perjalanan Buya Hamka.
“Buya Hamka berjuang sedari kecil bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk bangsanya, untuk agamanya, untuk generasinya, untuk seni dan budaya yang dia cintai, dan terutama untuk keluarganya,” ujar Vino G Bastian.
Meskipun telah bermain di banyak film Indonesia mulai dari legenda musik hingga komedi. Namun saat ditawari peran Buya Hamka yang merupakan pahlawan nasional juga ulama, Vino G Bastian merasa takut.
“Ini skrip yang luar biasa sekali, saya sudah banyak memerankan tokoh legenda di film Indonesia, tapi untuk pahlawan nasional juga tokoh agama rasanya takut sekali, takut salah, karena ilmu agama saya yang masih dangkal. Apa yang harus saya lakukan?” tanya Vino G Bastian saat bertemu Fajar Bustomi setelah membaca skrip film Buya Hamka.
Setelah pertemuan itu, Fajar Bustomi memberikan sebuah buku kepada Vino G Bastian, buku karya Buya Hamka yang berjudul Akhlaqul Karimah.
“Begitu saya baca, ini adalah buku yang menjadi dasar bahwa manusia hidup di dunia itu untuk apa, yaitu untuk mengagungkan Allah,” ujar Vino G Bastian.
Setelah membaca bukunya Vino G Bastian merasa bahwa memainkan peran Buya Hamka merupakan kesempatan besar untuk melakukan sesuatu untuk agama sendiri yaitu Islam.
Vino G Bastian juga berharap bahwa Film Buya Hamka bisa mendapatkan banyak penonton dibandingkan film lainnya.
Untuk diketahui bahwa film Buya Hamka akan tayang di bioskop Indonesia pada 20 April 2023.












