SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Palang Merah Indonesia Provinsi Banten telah menurunkan 353 relawan untuk membantu kepolisian dan pemerintah daerah dalam menyediakan pelayanan bagi para pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya.
Mereka akan terlibat aktif di 38 Posko Siaga Lebaran yang dibangun bersama delapan PMI kabupaten/kota di Banten.
Untuk memastikan kesiapsiagaan Posko Siaga Lebaran tersebut, pengurus PMI Provinsi Banten melaksanakan monitoring sejak Rabu-Jumat, 19-21 April 2023.
“Pelayanan terhadap pemudik dengan pendirian posko dan menyiagakan relawan adalah kegiatan rutin PMI. Kami bekerja sama dengan kepolisian, dinas perhubungan, dinas kesehatan, dan para pihak lainnya,” kata Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah melalui siaran pers, Kamis, 20 April 2023.
Selain itu, menurut Tatu, PMI Banten bersama pengurus Kabupaten/Kota juga menurunkan 16 unit ambulans yang siap untuk memberikan pertolongan pertama terhadap kejadian yang dialami oleh para pemudik.
“Para relawan yang diturunkan mereka yang sudah terlatih dalam memberikan pelayanan pertolongan pertama. Kami beri dukungan operasional dalam kegiatan ini,” ujar Bupati Serang ini.
Relawan di seluruh posko akan bertugas selama dua pekan, mulai H-7 hingga H+7 hari raya Idul Fitri. Mereka bertugas 24 jam dengan sistem shif atau piket bergantian. Semuanya dikoordinasikan dengan baik oleh pengurus PMI di delapan kabupaten/kota.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pengurus PMI kabupaten/kota yang telah berupaya maksimal dalam melayani pemudik,” ucapnya.
Tatu berharap, para pemudik untuk menjaga kondisi kesehatannya selama melakukan perjalanan. Jika merasa lelah, para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas posko pelayanan untuk beristirahat.
“Untuk para pemudik, utamakan keselamatan. Salam dari kami untuk keluarga yang dituju,” ujar Tatu.
Wakil Ketua PMI Provinsi Banten, Jaenudin, mengungkapkan bahwa saat ini sedang melakukan pemantauan terhadap Posko PMI di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Sebelumnya, kata dia, monitoring dilakukan ke wilayah Tangerang. “Monitoring kami lanjutkan ke Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, termasuk ke posko di Pelabuhan Merak,” ujarnya.
Ia mengaprwsiasi kerjasama yang saling menguntungkan antara para pemegang kepentingan di posko pemudik, mulai dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan di setiap daerah.
“Alhamdulillah kerjasama berjalan baik antara PMI dengan para stakeholder. Suasana mudik tahun ini cenderung aman dan kondusif,” ujarnya.(*)
Editor: Aas Arbi











