CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon terus mendorong peningkatan kualitas relawan melalui kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan yang digelar pada 15–16 November 2025 di Granada Cinangka, Kabupaten Serang.
Kegiatan dua hari tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi relawan agar semakin profesional dan siap menjalankan tugas kemanusiaan.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi dasar dan lanjutan terkait Manajemen Relawan, mulai dari keorganisasian PMI, hak dan kewajiban relawan, hingga sistem mobilisasi dan penugasan.
Relawan juga dibekali PMER (Perencanaan, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan) serta materi Safer Access untuk memastikan keamanan selama bertugas.
Penyampaian materi tidak hanya melalui paparan, tetapi juga diskusi, studi kasus, dan simulasi sederhana yang membuat relawan lebih mudah memahami situasi nyata di lapangan.
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, hadir sebagai fasilitator bersama Bendahara PMI Kota Cilegon, Muhammad Yunus, serta staf Markas PMI Kota Cilegon yang memberikan pendampingan teknis selama pelatihan.
Ujang menegaskan bahwa penguatan kapasitas relawan merupakan agenda penting dan harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Relawan adalah tulang punggung PMI. Dengan pembekalan yang baik, mereka akan mampu bertugas lebih aman, terarah, dan sesuai standar PMI,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti relawan dari KSR Unit Markas PMI Kota Cilegon, KSR PMI Unit Universitas Al-Khairiyah, dan KSR PMI Unit Politeknik Krakatau. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.
Melalui penguatan kapasitas ini, PMI Kota Cilegon berharap seluruh relawan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, baik untuk kebutuhan kemanusiaan di Kota Cilegon maupun penugasan lintas wilayah.
Relawan diharapkan bisa bekerja lebih efektif, sistematis, dan berstandar layanan PMI.
Editor: Mastur Huda











