CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Soal sengketa lahan di Lingkungan Medaksa, Kelurahan Tamansari , Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, sejumlah warga mendemo Pemkot Cilegon, Senin 22 Mei 2023.
Pada unjuk rasa tersebut warga mempersoalkan lahan yang saat ini mereka tinggali yang diklaim milik Pemkot Cilegon.
Pada kesempatan itu, warga meminta Pemkot Cilegon agar bisa membuat surat-surat atas nama warga untuk lahan tersebut.
Unjuk rasa dilakukan warga di depan kantor Walikota Cilegon.
Demo dilakukan oleh Ormas Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) bersama warga yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga.
Koordinator aksi, Hadi menjelaskan, warga melakukan aksi protes terhadap Pemkot Cilegon yang mengklaim kepemilikan lahan seluas dua hektare di Medaksa.
“Warga sudah menempati lahan itu puluhan tahun, 50 tahun,” paparnya.
Menurut Hadi, warga menolak pengakuan Pemda Cilegon terhadap lahan seluas dua hektare tersebut.
Hadi mengungkapkan, saat ini warga Medaksa masih menunggu dan berharap adanya solusi terhadap penyelesaian lahan tersebut.
Warga mempertahankan hak kepemilikan atas lahan tersebut sesuai dengan atau berdasarkan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan.
“Kami adalah warga asli pribumi dan bukan pendatang,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu warga, Untrari meminta Walikota Cilegon Helldy Agustian untuk memberikan solusi terbaik dan tidak merugikan masyarakat.
“Kami warga bapak, tolong perhatikan nasib kami, berikan solusi yang terbaik,” ujarnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











