PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah diviralkan banyak sampah dan kotor, oleh Pandawara Group, kondisi Pantai Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang kini mulai terlihat bersih.
Pernyataan itu disampaikan Camat Labuan Ace Jarnuji setelah mengikuti kegiatan bersih – bersih di hari kedua di Pantai Teluk, Labuan.
Bersih-bersih sampah Pantai Teluk dilakukan secara bersama-sama oleh Tim Pandawara Group, Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, unsur Forkopimca Labuan, sejumlah OPD, relawan, pelajar, perusahaan swasta dan BUMN, serta elemen masyarakat lainnya
Menurut Camat Labuan Ace Jarnuji, kondisi hari kedua pelaksanaan bersih – bersih di Pantai Teluk, tumpukan sampah terlihat mulai berkurang.
“Syukur alhamdulilah sudah agak bersih. Hasil pemantauan secara langsung pada sore hari di Pantai Teluk,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 23 Mei 2023.
Sampah yang semula menumpuk kini mulai terlihat bersih setelah dibersihkan dan diangkut secara bertahap secara gotong-royong.
“Unsur yang turun di hari kedua ini dari berbagai elemen seperti kemarin. Ada kalangan pelajar serta tambah dari TNI Angkatan Laut sebanyak 60 anggota,” katanya.
Kemudian juga dari relawan swasta juga banyak serta dari BUMN yaitu PLTU Banten 2 Labuan.
“Dari PLTU Banten 2 Labuan menurunkan alat berat dozer sama excavator. Serta alat berat dan armada gabungan dari DLH Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Ace mengungkapkan, pelaksanaan bersih – bersih gabungan direncanakan sampai hari Jumat hingga sampah permukaan bersih.
“Jadi sedimen sampah sementara tidak dikeruk semua. Sebelum oleh pemerintah dibuatkan tanggul pelindung abrasi,” katanya.
Apabila dikeruk, dikhawatirkan terjadi abrasi sampai ke rumah warga. Ada masukan agar sampah yang sudah bercampur tanah dan pasir itu ditimbun menggunakan pasir laut.
Ada juga rencana ditimbun menggunakan limbah sisa pembakaran batubara atau fly ash bottom ash (FABA) PLTU Banten 2 Labuan.
“Penutupan sampah itu agar keliatan bersih dan indah, terus bisa ditanami pepohonan dan menahan abrasi,” katanya.
Terkait rencana itu, diungkapkan Ace, masih dalam tahap diskusi mengingat Pantai Teluk ini daerah langganan banjir rob.
“Jadi untuk mencegah abrasi pengerukan sampah sampai bersih total ditunda dulu sampai terbangunnya tanggul pelindung abrasi. Penanganan sementara akan ditimbun menggunakan pasir laut dan limbah FABA,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











