PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Rancateureup, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis malam, 26 Februari 2026. Akibatnya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan tertimpa pohon tumbang.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiati, mengatakan pihaknya menerima laporan sebanyak 30 rumah terdampak.
“Kami menerima laporan sebanyak 30 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 20 rumah di Kampung Badur dan 10 rumah di Kampung Kalumpang,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menjelaskan, data tersebut masih bersifat sementara karena tim masih melakukan asesmen di lokasi kejadian.
“Data ini masih hasil asesmen sementara, belum final,” katanya.
Kerusakan terjadi akibat hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Setelah menerima laporan, Tim Piket BPBDPK segera berkoordinasi dengan muspika setempat untuk melakukan evakuasi.
“Tim langsung menuju lokasi dan melakukan pemotongan batang pohon yang menimpa rumah warga,” jelasnya.
Beberapa pohon yang telah ditangani antara lain pohon rambutan yang menimpa rumah Murtala, pohon mangga yang menimpa rumah Hartono dan Ucu Bukhori. Namun, masih ada sejumlah pohon yang belum dapat dievakuasi.
Di antaranya pohon kecapi yang menimpa rumah Epon, pohon rambutan di rumah Mikdar, pohon durian di rumah H. Jaya, serta pohon kembang yang menimpa rumah Imas dan Mamajeni. Selain itu, pohon rambutan juga dilaporkan menimpa rumah Masrudi.
Saat ini, Tim TRC BPBDPK Pandeglang masih melakukan evakuasi pohon tumbang dan pendataan kerugian akibat angin puting beliung tersebut.
“Total rumah terdampak sementara sebanyak 30 unit, yakni 10 rumah di Kampung Kalumpang dan 20 rumah di Kampung Badur,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











