CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon Helldy Agustian mengaharmkan praktik jual beli jabatan.
Pernyataan itu menegaskan jika Helldy memastikan proses lelang jabatan atau open bidding kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang sedang berlangsung bebas dari jual beli jabatan.
“Di pemerintahan kami sudah saya pastikan semuanya tidak ada satu orang pun di antara siapa pun yang bayar membayar karena kami sudah haramkan,” ujar Helldy dalam keterangan tertulis.
Helldy meminta para peserta open bidding untuk berkompetisi secara sehat dan apapun hasilnya harus diterima oleh para peserta.
“Ambil positifnya. Tidak berpikir negatif karena tentunya selaku user, kami membutuhkan orang-orang yang terbaik dan profesional,” ungkap Helldy.
Helldy berpesan kepada para peserta untuk menjadi pegawai yang profesional. Bila ada peserta atau pihak-pihak yang mencoba menyuap atau mempengaruhinya dengan iming-iming uang, Helldy mengancam akan mencoret peserta open bidding tersebut.
“Saya sudah komitmen. Saya tidak mau ada tekanan dari luar. Enggak demen saya. Itu bukan tipikal saya. Kalian harus punya dedikasi tinggi. Ini kesempatan terbaik. Ini forum pembelajaran bagi kita semua. Ingat bahwa jabatan adalah amanah. Saya ingin kalian punya niat ikhlas, niat baik untuk mengubah Kota Cilegon yang kita cintai sesuai visi kami menjadi Cilegon Baru Modern dan Bermartabat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pansel Lelang Jabatan sekaligus Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin mengatakan, sebanyak 47 peserta mengikuti open bidding.
Bila tidak ada aral melintang, kata Maman Mauludin, pengumuman open bidding akan dilakukan pada Agustus mendatang. Oleh karena itu, pihaknya meminta tim Pansel untuk fokus.
“Targetnya Agustus, sudah ada pengumuman siapa dari tiga besar. Akhir Juli, penentuan tiga besar terlebih dahulu sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan,” tuturnya. (*)
Reporter : Bayu Mulyana
Editor: Aas Arbi











