SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat ada 85 kecamatan di Provinsi Banten berpotensi mengalami kekeringan. Puluhan Kecamatan itu tersebar di delapan kabupaten dan kota di Banten.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPBD Banten Nana Suryana. Katanya, Banten di awal bulan Agustus 2023 ini sudah memasuki musim kemarau.
“Berdasarkan informasi dari BMKG, seluruh wilayah Banten sudah memasuki musim kemarau. Kita pun sudah petakan potensi kekeringan di tiap wilayahnya,” kata Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana saat eskpose informasi dasarian Banten di kantor BPBD Banten, Kamis 3 Agustus 2023.
Berdasarkan data, kekeringan di Kabupaten Pandeglang itu di 22 kecamatan, Kabupaten Lebak di 13 kecamatan, Kabupaten Serang dan Kota Serang delapan kecamatan, Kota Cilegon tiga kecamatan dan Tangerang Raya 39 kecamatan.
Nana menuturkan, pihaknya saat ini terus melakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk dengan BMKG. Selain itu, dalam menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi akan mengalami puncak di bulan Agustus hingga September ini pihaknya juga sudah melakukan langkah antisipasi.
“Kita sudah melakulan antisipasi dengan cara menyiapkan toren yang sudah diisi air, mobil tangki yang siap mobillisasi ke setiap daerah yang mengalami dampak kekeringan,” katanya.
Nana pun meminta kepada masyarakat untuk aktif memberikan laporan jika mengalami suatu kondisi dampak dari El Nino seperti kekurangan air bersih.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto mengatakan, beberapa wilayah di Banten sudah mengalami kekeringan dampak dari El Nino. Bahkan, beberapa daerah masuk dalam kekeringan kategori waspada hingga siaga.
“Kita melihat bahwa pada awal bulan Agustus ini diprediksikan bahwa ada sebagian wilayah Banten yang sudah masuk kategori potensi siaga kekeringan dengan intensitas antara waspada sampai dengan siaga. Itu masih di awal bulan Agustus, sementara kita potensi puncak kekeringan akan berpotensi sampai dengan bulan September,” ucapnya.
Adapun kekeringan yang masuk kategori waspada sudah terjadi di Kabupaten Lebak yakni di Kecamatan Bayah, Curugbitung, dan Sajira, Kota Cilegon di Kecamatan Jombang dan Cibeber, Kabupaten Tanggerang di Kecamatan Mauk, Kota Tanggerang di Kecamatan Ciledug, Karang Tengah, dan Pinang, Kota Tanggerang Selatan di Kecamatan Serpong Utara, dan Kabupaten Serang di Kecamatan Waringin Kurung.
“Diprediksikan bahwa potensi kekeringan ini akan semakin meluas di wilayah provinsi Banten. Dan kami berharap bahwa akan ada upaya-upaya yang di lapangan bagaimana kita dapat mengantisipasi kondisi kekeringan yang terjadi, seperti upaya untuk melakukan pemanenan hujan agar air hujan dapat dioptimalkan dengan baik,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











