SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Serang Syafrudin meminta agar Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) agar menjadi pusat pelayanan bagi anak.
Tak hanya itu, P2TP2A tak hanya memberikan pelayanan terpadu secara menyeluruh, seperti pendidikan, hingga pemulihan bagi korban kekerasan.
Syafrudin mengatakan, P2TP2A salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam melindungi dan memberdayakan perempuan serta perlindungan anak-anak di Kota Serang.
Hal tersebut diungkapkan saat memimpin apel di SMPN 6 Kota Serang pada Kamis, 3 Agustus 2023.
“P2TP2A merupakan sebuah lembaga yang memiliki peran penting dalam melindungi dan memberdayakan perempuan serta perlindungan anak-anak di Kota Serang,” ujarnya.
Syafrudin menjelaskan, keberadaan P2TP2A penting untuk menjaga keadilan sosial, menghormati hak perempuan, serta melindungi dan membimbing anak-anak menjadi anak yang berkualitas.
“P2TP2A harus menjadi pusat yang memberikan pelayanan terpadu dan menyeluruh, tidak hanya terkait hukum namun juga pendidikan, rehabilitas, konseling dan pemulihan bagi korban kekerasan,” katanya.
Syafrudin juga meminta, agar guru di sekolah ikut membimbing dan mengajar para pelajar agar dapat memantau pertumbuhan anak di sekolah.
“Keberhasilan pendidikan anak anak kota itu tergantung kepada bapak ibu guru sebagai tenaga pendidik, karena ilmu pendidikan dan karakteristik dibentuk disekolah,” tuturnya.
“Selain Ibu dan bapak guru, kepala sekolah juga tentu berperan penting dalam maju dan mundurnya sekolah. Kalau kepala sekolahnya abai dan masa bodo terhadap guru, sudah pasti akan berdampak kepada guru-gurunya yang akan abai dalam mendidik anak-anak,” tambahnya.
Syafrudin berharap, seluruh lapisan tenaga pendidikan di Kota Serang serta organisasi perangkat daerah (OPD) dapat berperan aktif dalam mendidik dan mendorong kemajuan Pendidikan di Kota Serang.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











