SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan warga RW 04, Kampung Gunungmulih, Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, antusias menyambut kedatangan tim juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Tim juri mengapresiasi dengan penataan lingkungan yang sudah dilakukan oleh warga Kampung Gunungmulih, terutama dalam menjaga kebersihan. Pasalnya, mulai dari pintu masuk gang hingga ke dalam ujung lingkungan tersebut tertata rapi, bersih, dan indah.
Tim juri LKBA yang terdiri perwakilan DPMD Kabupaten Serang, Ari Rachimtakari; perwakilan dari kepolisian, Ipda Pardiyono; dan perwakilan dari TNI, Letda Kav Asep Agus Salim dibuat senang dengan penataan lingkungan yang dilakukan oleh warga kampung tersebut.
Warga Kampung Gunungmulih menata rapi lingkungannya, mulai dari setiap rumah dihiasi tanaman obat keluarga (Toga) dengan memanfaatkan pot dari barang bekas yang sudah tak terpakai, menyulap lahan kosong menjadi kebun sayur, hingga membuat kreasi dari bahan dasar bambu yang di atasnya dihiasi dengan payung warna-warni.
Warga Kampung Gunungmulih juga melengkapi peralatan pos kamling, mulai dari alat pemadam kebakaran, kentongan, senter , jadwal siskamling, dan perlengkapan lainnya.
Salah seorang tim juri, Aari Rachimtakari menilai, penataan yang dilakukan oleh warga Kampung Gunungmulih sudah baik dan rapi.
Ia pun mengapresiasi karena tidak ada sampah yang berserakan di jalan, lantaran di setiap rumah sudah tersedia bak sampah.
“Sudah bagus, tidak ada sampah, juga ada apotek hidupnya. Sudah bagus dan mempuni,” katanya.
Ia berpesan kepada warga agar lingkungan yang sudah ditata rapi dapat dirawat dengan baik, serta tingkatkan kembali budaya gotong-royong di masyarakat.
“Semoga Desa ini bisa diandalkan dan tentunya ada kemajuan,” jelasnya.
Kepala Desa Bojongpandan, Hulman mengatakan, masyarakat di wilayahnya sangat antusias untuk mengikuti perlombaan LKBA Kabupaten Serang 2023.
“Kami antusias dan optimis karena saya lihat di tahun kemarin hingga sekarang antusiasme warga untuk LKBA sangat tinggi,” katanya.
Hulman juga mengaku, sejak ada program LKBA, budaya gotong royong di masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan semakin meningkat.
Ia berharap, dengan digelarnya LKBA, budaya gotong royong semakin meningkat, serta dari hasil penataan yang dilakukan oleh warga mendapatkan hasil yang maksimal dalam penilaian tim juri.
“Budaya gotong royong ini meningkat bahkan menular ke RT dan RW lainnya yang ada di Bojongoandan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











