SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Saat El Nino sedang menerpa, sejumlah kecamatan di Banten justru panen padi ribuan hektare.
Berdasarkan data Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, saat El Nino, Banten masih panen raya.
Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, salah satu contohnya adalah di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Pada periode Agustus-September, Kramatwatu panen raya hingga 2.360 hektare.
“Itu baru satu kecamatan,” ujar Agus saat menghubungi RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 4 September 2023.
Ia mengatakan, beberapa daerah di Banten masih bisa panen raya karena para petani sudah tahu akan ada El Nino. Untuk itu, para petani menanam lebih cepat yakni pada Juni lalu. “Sekarang saat sedang kering-keringnya, mereka justru panen,” terangnya.
Kata dia, biasanya saat tidak terjadi El Nino, Kramatwatu bisa panen raya hingga empat kali. Saat ini, mereka sudah panen sebanyak tiga kali. “Kalau melihat cuaca El Nino saat ini, mereka akan menanam kembali pada November nanti,” ujarnya.
Agus menerangkan, luas panen padi yang berpotensi pada Agustus-Oktober 2023 yakni 113.419 hektare. Jumlah itu tersebar di delapan kabupaten/kota di Banten kecuali Kota Tangerang Selatan.
Dari potensi luas panen padi 113.419 hektare, produksi padi diperkirakan 601.577 ton gabah kering giling (GKG) dan produksi beras 380.377 ton. Sedangkan kebutuhan konsumsi, 349.882 ton.
Ia mengungkapkan saat ini harga gabah kering panen sedang tinggi, yakni Rp6.500 per kilogram. “Sedang naik, karena panen di musim rentan yang produksinya lebih sedikit,” ungkap Agus.
Reporter : Rostinah
Editor : Aas Arbi











