PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kompleks Green Valley, Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, menggelar syukuran dan bancakan usai selesai membangun jalan lingkungannya.
Pembangunan jalan Kompleks Green Valley dengan paving block merupakan hasil aspirasi dari Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin, melalui Program Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2026.
Salah satu warga Kompleks Green Valley, Nairobi, mengucapkan rasa syukurnya karena jalan lingkungan ke rumahnya menjadi bagus.
“Pembangunannya sudah selesai, menggunakan paving block. Jalan sebelumnya tak tersentuh pembangunan selama puluhan tahun kini sudah enak,” katanya kepada Radarbanten.co.id pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
“Kami segenap warga Kompleks Green Valley mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fuhaira Amin selaku Wakil Ketua DPRD Pandeglang atas pembangunan jalan di kompleks kami. Semoga Bapak Fuhaira diberikan kesehatan dan barokah,” katanya.
Sementara, Fuhaira Amin mengucapkan terima kasih karena beberapa jalan lingkungan usulan dapat diselesaikan dengan kualitas baik dan sesuai rencana.
“Saya mengucapkan terima kasih pada bupati dan wabup, jajaran Pemda Pandeglang yang realisasikan jalan atas usulan aspirasi masyarakat saat reses di Dapil 1, termasuk jalan arah Stadion Badak Pandeglang,” katanya.
Fuhaira menyatakan, ia hanya sebagai wasilah jembatan penyampai aspirasi masyarakat. Semua pembangunan sekecil apa pun itu adalah hasil kerja sama semuanya.
“Jadi hasil kerja sama kita semua, baik Pemda, DPRD, stakeholder lainnya dan masyarakat itu sendiri. Semoga jalan yang diwujudkan itu dapat menjadi manfaat bagi kepentingan umum dan mohon agar dijaga dan dirawat supaya awet,” katanya.
Fuhaira juga mohon maaf kepada masyarakat yang jalannya belum rampung sesuai agenda, karena ada kepala desa dan perangkatnya menolak dan menyarankan untuk digeser.
“Saya sampaikan pada mereka agar membuat surat resmi, tujukan pada DPRD dan Kejaksaan permohonan pergeseran pembangunan dengan dasar objektif. Karena saya khawatir ada temuan APH di kemudian hari jika tidak sesuai prosedur, mudah-mudahan ada kelegowoan hati demi kepentingan umum,” katanya.
Editor: Agus Priwandono












