SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Airin Rachmi Diany, salah satu bakal calon Gubernur (Cagub) Banten disebut memiliki power yang kuat diluar Partai Politik (Parpol) nya.
Mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) itu menurut survei dari Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC) memperoleh dukungan tertinggi 20,2% disusul Rano Karno(RK) 14,2%, Wahidin Halim 10,6%, Iti Octavia Jayabaya 6,6% dan Ahmed Zaki Iskandar 5,8%, sedangkan nama lainnya masih dibawah 5%.
Namun, Airin kalah jika dibandingkan berdasarkan tingkat popularitas. Sebab, berdasarakan survei IPRC Rano Karno mengungguli popularitas dengan angka tertinggi 75,6%, disusul WH 65,8%, Airin 63,3%, Andika Hazrumy 48,8%, Tatu 41,8% Iti 32,3% dan Yandri 6,6%.
Walaupun begitu, Pengamat politik dan kebijakan publik di Banten Ahmad Sururi mengatakan, elektabilitas figur Cagub dominan dan sangat menentukan, sedangkan popularitas tidak menjamin memeroleh suara terbanyak.
“Kekuatan figur jadi kunci. Figur tidak hanya soal populer tetapi juga rekam jejak, cerdas, branding ke publik dan persuasif,” ujar Sururi kepada Radar Banten, Minggu 15 Oktober 2023.
Sururi menyebut bahwa figur Airin memiliki kekuatan terlepas dari suara Parpolnya. Sebab, jika pemilihan umum dilakukan saat survei IPRC dilakukan pada tanggal 20-30 September 2023 lalu, partai Gerindra memperoleh dukungan tertinggi sebesar 17,9%, disusul PDIP sebesar 12,5%, Golkar 8,2%, PKS 7,8%, Nasdem sebesar 6,9% dan perolehan partai lainnya masih di bawah 5%.
Airin sendiri diketahui merupakan figur dari Partai Golkar yang sudah digadang-gadang sebagai Cagub Banten 2024-2029.
“Pada survei simulasi terbuka perolehan Parpol Nasdem 6.9 % dengan elektabilitas WH sebesar 10.6%. Begitu juga Perolehan PDIP 12.5 % dengan elektabilitas Rano Karno sebesar 14.2 %. Suara Parpol dan Cagubnya tidak berbeda jauh, artinya dukungan konstituen Parpol cukup kuat untuk Cagub,” ungkapnya.
“Berbeda dengan Airin, Partai Golkar hanya 8.2 %, sedangkan Airin 20.2 %. Jauh sekali angkanya. Artinya suara untuk Airin diluar Parpol Golkar sangat besar,” sambung akademisi dari Universitas Serang Raya ini.
Menurutnya, warga Banten menilai Cagub berdasarkan figur, bukan Parpol. Figur Airin sendiri sudah dikenal luas oleh masyarakat Banten sebagai kepala daerah yang sukses membangun Kota Tangsel.
Terlebih, Airin juga memiliki dukungan dari keluarga Chasan Sohib yang saat ini memiliki jaringan yang mengakar di Banten.
“Fenomena Pilkada di Indonesia adalah publik cenderung melihat figur bukan Parpol Kekuatan figur jadi kunci. Figur tidak hanya soal populer tetapi juga rekam jejak, cerdas, branding ke publik dan persuasif,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak












