SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Gerai yang menjual oleh-oleh khas Banten yang berlokasi di Jalan Raya Anyar Sirih, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang resmi dilaunching.
Gerai yang diberi nama Bebitri ini nantinya akan menampung produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Banten tepatnya para pengusaha-pengusaha lokal agar dapat memasarkan produknya.
Pantauan di lokasi, kegiatan launching sendiri diawali dengan kegiatan pengajian yang dipimpin langsung tokoh masyarakat yang ada di sekitar kampung. Lalu kegiatan pun dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Anyar Imron Ruhyadi sekaligus meresmikan gerai tersebut.
Di toko tersebut, terlihat ada banyak sekali produk-produk yang merupakan oleh-oleh khas Banten milik UMKM yang dipasarkan, mulai dari gula merah, emping, rangginang, manisan kulit tangkil, abon bandeng, sate bandeng dan kudapan khas Banten lainnya.
Owner Bebitri Elen mengatakan, pembentukan gerai yang khusus menjual oleh-oleh khas Banten tersebut bertujuan untuk membantu sekaligus memotivasi para pengusaha lokal dalam memasarkan produk-produknya.
“Sengan saya membentuk toko oleh-oleh khas Banten ini saya ingin membantu para pelaku UMKM khusunya di Kabupaten Serang agar mereka lebih semangat, lebih produktif salam mencari usaha dalam mencari peluang bisnis dalam mencari rezeki untuk keluarganya,” katanya, Jumat, 20 Oktober 2023.
Dia mengaku sudah memiliki sebanyak empat gerai toko yang ada di Banten yang khusus mewadahi produk-produk UMKM di Banten. Bahkan sudah ada sebanyak 50 rekanan UMKM yang turut menyimpan produk-produknya.
“Di sini menampung banyak UMKM, dari Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Serang, Cilegon, khususnya untuk Provinsi Banten,” jelasnya.
Ia yang merupakan warga Banten tersebut mengaku merasa terpanggil untuk memajukan perekonomian warga Banten. “Saya sekarang stay di Kabupaten Serang jadi saya harus memajukan dimana saya tinggal, di situ saya harus memajukan UMKM,” tegasnya.
Ia mengaku sangat terbuka apabila ada warga Banten yang ingin menyimpan produk UMKM di gerai miliknya.
“Bagi yang ingin menyimpan produk UMKM-nya bisa lengsun datang ke toko, atau bisa ketemu dengan saya atau staff saya. Yang penting kemasan, rasa dan expayer dateng yang harus saya tahu,” tegasnya.
Dia berharap agar pelaku UMKM di Kabupaten Serang dapat terus berkembang dan juga jangan takut untuk terus berinovasi.
“Jangan takut dengan permodalan dan pemasaran, karena saya siap membantu mencarikan solusi untuk permodalan dan pemasaran merk,” pungkasnya.
Camat Anyar Imron Ruhyadi mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik berdirinya sentra oleh-oleh khas Banten, di wilayah Kecamatan Anyar. Menurutnya, keberadaan gerai samacam itu dapat mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Anyar.
“Kita berharap produk-produk yang berada di centra UMKM ini mampu mengakomodir sekaligus berkolaborasi dengan UMKM lokal, agar UMKM lokal dapat berdaya dan meningkat serta maju dari sisi pemasaran produknya dan peningkatan usahanya,” jelasnya.
Menurutnya, di Anyar sendiri belum banyak gerai UMKM yang menjual produk oleh-oleh khas Banten. Untuk itu, keberadaan gerai tersebut diharapkan mampu mengenalkan produk-produk UMKM sekaligus budaya Banten kepada wisatawan-wisatawan yang berlibur ke Anyar.
“Di Anyar untuk centra ada banyak, tapi kalau khusus yang untuk UMKM Banten bisa dihitung jari,” tegasnya.
Imron mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas produk-produk UMKM yang ada di Kecamatan Anyar. Hal tersebut agar UMKM di Anyar dapat naik kelas dan mampu memasarkan produknya lebih luas lagi.
“Untuk memberi UMKM sendiri sudah lebih dari 100, kita evaluasi terus. Mungkin evaluasi dari sisi perizinan yang sudah mulai lengkap, mulai dari sertifikasi halal, NPWP, terus sekarang kita sudah merambah ke HAKInya supaya terproteksi,” jelasnya.
“Ke dua dari sisi kemasan dan harga prodak sedang kita evaluasi, insya allah ini bukan hanya dari pihak kecamatan tapi berkolaborasi dengan OPD terkait terutama Disperindagkop” imbuhnya. (*)
Editor : Merwanda











