PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten melaksanakan pembangunan jalan Langensari – Kadubera, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang sepanjang 3,7 kilometer. Pembangunan jalan Langensari – Kadubera yang dikerjakan oleh BPJN Banten biayanya bersumber dari APBN. Hal itu dilakukan karena melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Konektivitas Jalan Daerah Ruas Jalan Langensari – Kadubera, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang.
Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang, Ade Juliansah mengatakan, pelaksanaan pengerjaan pembangunan jalan langsung oleh Kementerian PUPR melalui BPJN Banten.
“Kalau kabupaten hanya diminta perencanaannya saja. Untuk pengawasan dan konstruksinya dari sana,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu 5 November 2023.
Panjang ruas jalan Langensari – Kadubera yang dibangun sepanjang 3,7 kilo. Dengan alokasi anggaran kalau tidak salah kurang lebih Rp13,5 Miliar.
“Biaya bersumber dari pusat. Hanya saja kalau untuk usulannya dari kita,” katanya.
Ruas jalan diusulkan kepada pemerintah pusat sebetulnya sebanyak empat ruas jalan. Pertama ruas Langensari – Kadubera, ke-dua Pasir Peuteuy – Kaduengang.
“Ketiga Sukajadi – Cibaliung dan ke-empat Sumur – Tamanjaya. Untuk Sumur – Taman Jaya status jalan sudah diambil alih oleh Provinsi Banten, sehingga tidak jadi,” katanya.
Terus, ruas jalan Sukajadi – Cibaliung juga usulannya tidak diakomodir. Terus ruas jalan Pasir Peuteuy – Kaduengang juga sama.
“Pas kita ekspose di Kementerian PUPR itu ada kendalanya di lebar jalan, ada tanah warga harus dibebaskan. Jadi harus dibebaskan dulu,” katanya.
Kemudian jalan Langensari – Kadubera ini karena kebetulan badan jalan dan lebar jalannya mencukupi hanya itu yang lolos. Tapi pada verifikasi perencanaan ada dua ruas jalan yaitu Langensari – Kadubera , Kecamatan Picung dan Pasir Peuteuy – Kaduengang, tapi yang lolos Langensari – Kadubera, karena dari pusat alasan anggarannya tidak mencukupi berbagi dengan daerah lain termasuk IKN juga,” katanya.
Juliansah menambahkan, pelaksanan pengerjaan jalan Langensari – Kadubera itu long segmen.
“Jadi tidak hanya badan jalan saja. Kalau ada ditangani TPT ya TPT kalau ada drainase ya drainase, semuanya,” katanya.
Camat Sumur, Januar Habibie mengungkapkan, kalau untuk jalan Sumur – Tamanjaya sekarang tengah ditangani oleh PUPR Provinsi Banten.
“Karena memang sudah diambil alih jadi statusnya menjadi jalan provinsi. Saat ini tengah ada pengerjaan jalan dan pembangunan jembatan juga,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya

