LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak imbau warga untuk waspada cuaca ekstrem pada masa peralihan musim.
Untuk diketahui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi di seluruh wilayah Indonesia akhir bulan November adanya potensi hujan disertai petir dan angin kencang.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, adanya potensi cuaca ekstrem di Lebak dan sekitarnya sesuai dengan prediksi BMKG.
“Sesuai dengan prediksi BMKG khususnya pada akhir Oktober dan November, memang termasuk peralihan musim kemarau ke musim hujan,” katanya Febby di kantornya, Senin 13 November 2023.
Febby menjelaskan, hujan sudah diprediksi oleh BMKG akan terjadi pada November, pasca musim kemarau panjang yang terjadi dalam lima bulan terakhir.
“BMKG sudah memprediksi awal musim hujan ada pada akhir November 2023, dan pada masa musim hujan dan kemarau itu ada musim peralihan,” jelasnya.
Memasuki musim hujan, wilayah Kabupaten Lebak sudah dilanda beberapa bencana, diantaranya pohon tumbang, longsor dan banjir.
Dengan wilayah yang luas, Lebak memiliki banyak potensi bencana yang akan terjadi pada masa peralihan musim.
“Biasanya musim peralihan ini ditandai dengan hujan dengan intensitas cukup tinggi, tapi dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tutur Febby.
Ditambahkannya juga, memasuki peralihan musim waspada sambaran petir yang cukup tinggi saat terjadinya hujan deras.
“Kemudian aktivitas sambaran petirnya cukup tinggi, pada saat musim peralihan, terutama adalah angin yang cukup kencang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











