LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kabupaten Lebak kini memiliki hotel bintang 4 pertama setelah Grand Keisha Rangkasbitung resmi beroperasi. Kehadiran hotel tersebut menjadi penanda perkembangan sektor perhotelan modern di daerah. Hotel ini juga menambah pilihan akomodasi berstandar tinggi bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang berkunjung ke Lebak.
Peresmian Grand Keisha Rangkasbitung pada 28 Mei 2026 berlangsung istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Keisha Andyta Dzikra Djunaid. Ia adalah putri dari pemilik hotel yang menjadi inspirasi nama Grand Keisha. Momentum tersebut sekaligus menandai ekspansi jaringan Grand Keisha yang sebelumnya telah hadir di Yogyakarta.
Sebagai hotel bintang 4 pertama di Rangkasbitung, Grand Keisha hadir dengan konsep modern dan elegan. Kehadirannya mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas penginapan premium yang semakin meningkat seiring perkembangan sektor bisnis, pemerintahan, dan pariwisata di Kabupaten Lebak.
“Rangkasbitung memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Kami melihat kebutuhan akan hotel berbintang dengan fasilitas lengkap dan standar pelayanan premium terus meningkat,” ujar Andy Arslan Djunaid, owner Hotel Grand Keisha Rangkasbitung, Sabtu, 30 Mei 2026.
“Karena itu, kami ingin menghadirkan Grand Keisha sebagai hotel yang bukan hanya menjadi tempat menginap. Tapi juga menjadi kebanggaan baru masyarakat Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak,” tambahnya.
Andy berharap keberadaan hotel Grand Keisha dapat menjadi ikon serta mendukung kemajuan di Kabupaten Lebak. “Kami berharap Grand Keisha Rangkasbitung dapat menjadi ikon baru kota ini. Sekaligus mendukung perkembangan pariwisata, bisnis, pemerintahan, hingga event-event berskala besar yang akan terus berkembang ke depannya,” tuturnya.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menyambut baik hadirnya Grand Keisha Rangkasbitung. Menurutnya, kehadiran hotel berbintang tersebut menjadi langkah maju bagi Kabupaten Lebak dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor jasa dan pariwisata.
“Kehadiran Grand Keisha Rangkasbitung menjadi tonggak awal perkembangan hospitality modern di Kabupaten Lebak. Ini bukan hanya hotel, tetapi simbol kemajuan dan kebanggaan daerah. Kami berharap Grand Keisha dapat menjadi daya tarik baru bagi investasi, pariwisata, dan kegiatan berskala regional maupun nasional di Lebak,” ujar Hasbi.
Grand Keisha Rangkasbitung memiliki 95 kamar yang terdiri dari tipe Deluxe, Premier, Junior Suite, hingga Executive Suite. Selain itu, hotel ini dilengkapi delapan ruang pertemuan dan ballroom berkapasitas lebih dari 1.500 orang, serta berbagai fasilitas pendukung seperti kolam renang, Daun Walang Resto, Bar dan Lounge, gym, musholla, dan ruang laktasi.
Berlokasi di pusat Kota Rangkasbitung, hotel ini memiliki akses strategis menuju stasiun kereta, jalan tol, pusat pemerintahan, kawasan kuliner, hingga destinasi wisata di Lebak dan Banten Selatan, sehingga diharapkan menjadi ikon baru hospitality di Provinsi Banten.
Editor : Rostinah










