LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak akan memberlakukan Siaga Darurat Bencana dalam mengantisipasi bencana peralihan musim yang diprediksi akan terjadi pada November hingga Desember 2023.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG hujan itu mulai di akhir November dan puncak hujan akan terjadi pada Januari 2024.
“Nah dalam mengantisipasi adanya bencana, sekarang sudah diajukan, penetapan status darurat bencana Hidrometeorologis namanya,” kata Febby saat berada di kantornya, Kamis, 16 November 2023.
Dijelaskannya, pengajuan status darurat bencana untuk mengantisipasi kemungkaran potensi bencana banjir, puting beliung dan longsor yang masuk dalam bencana hidrometeorologis. Saat ini penetapan status darurat bencana sedang menunggu tandatangan dari Pj Bupati Lebak.
“Saat ini sedang menunggu pak Pj Bupati, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera ditandatangani ya,” ucap Febby.
Saat ini bencana peralihan musim sudah terjadi pada beberapa wilayah Kabupaten Lebak, salah satunya di Kecamatan Cibeber, Banjarsari dan Bayah. Selain itu, bencana angin kencang mengakibatkan banyak pohon tumbang di Kecamatan Rangkasbitung dan Cimarga.
Terbaru pada 14 November 2023 lalu, jalan penghubung Desa Kumpay dan Desa Bendungan, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, yang berada pada kawasan Proyek Tol Serang-Panimbang Seksi 3 ambles.
Disebutkan Febby, dengan ditetapkannya status darurat siaga bencana maka akan kesiapan dari relawan dan seluruh kecamatan dalam menghadapi kemungkaran bencana.
“Jadi dengan adanya status darurat siaga bencana nanti akan ada di Pos Komando. Kemudian akan ada sumber daya peralatan dan manusia posisinya stand by untuk kejadian bencana,” tuturnya.
Febby menambahkan, pihak juga akan bekerjasama dengan TNI-Polri dalam mengantisipasi adanya potensi bencana yang akan terjadi kapan saja.
“Jadi itu juga dasar kami bekerjasama dengan TNI-Polri, dimana mereka juga akan menyiapkan personil untuk siaga bencana di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











