CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan lebat dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi hampir merata di wilayah Kota Cilegon pada Sabtu 3 Februari 2024, mengakibatkan beberapa titik di Kota Cilegon tergenang banjir.
Setidaknya sebanyak 633 kepala keluarga atau 1.832 warga Kota Cilegon yang terdampak bencana banjir yang terjadi di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Grogol dan Kecamatan Ciwandan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Suhendi mengungkapkan, warga yang terdampak banjir paling banyak berada di Kelurahan Gerem, Kelurahan Kotasari, dan di Kelurahan Rawa Arum. Total warga yang terdampak di Kecamatan Grogol yakni, 530 kepala keluarga.
“Banjir menggenangi rumah warga, sekolah dasar dan mengganggu aktivitas warga,” ucap Suhendi, Minggu 4 Februari 2024.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Ciwandan, banjir menerjang di Lingkungan Cilodan Kelurahan Gunung Sugih sebanyak 102 kepala keluarga atau 408 orang.
“Banjir di Lingkungan Cilodan Kelurahan Gunung Sugih menggenangi rumah warga dan merusak alat-alat elektronik,” katanya.
Selain itu, pada kejadian tersebut, lanjut Suhendi, 1 kepala keluaraga di wilayah Kecamatan Purwakarta rumahnya rusak tertimpa pohon tumbang.
Dengan kejadian banjir di beberapa wilayah di Kota Cilegon yang merendam ratusan rumah warga tersebut memiliki ketinggian air yang bervariatif mulai semata kaki hingga setinggi bagian dada orang dewasa.
“Hari ini (Minggu 4/2) Alhamdulillah semua sudah surut, tinggal lingkungan Cindandang dan Kruwuk Kelurahan Rawa Arum yang masih ada genangan air, mudah-mudahan segera surut,” tukasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Abdul Rozak












