• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pemerintahan

Cegah Petani Merugi, Distan Banten Lakukan Mitigasi Banjir dan Serangan Hama

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Selasa, 13 Februari 2024 20:33
in Pemerintahan
0

Kepala Distan Banten Agus M Tauchid (Yusuf)

0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten saat ini tengah melakukan mitigasi bencana banjir dan serangan hama yang dapat menyerang lahan pertanian di Provinsi Banten.

Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, di Banten terdapat beberapa daerah yang lahan pertaniannya rawan tekena banjir, khususnya di musim penghujan ini.

Pihaknya yang sudah melakukan pemetaan mencatat terdapat tiga Kabupaten dengan 11 Kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan banjir. Ketiga daerah itu yakni Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang.

“Distan Banten memiliki tugas untuk melakukan mitigasi bagaimana jika terjadi suatu kejadian akibat perubahan cuaca seperti banjir maka dampak idealnya itu tidak lebih dari 5 persen. Dan bersyukur Banten dalam 5 tahun terakhir, terutama untuk kasus kita banjir boleh dikatakan saya belum pernah mencapai angka ekstrem di atas 5 persen,” ujar Agus M Tauchid kepada Radar Banten, Selasa 13 Februari 2024.

Dikatakannya, diawal bulan Februari ini Banten sudah memasuki puncak musim penghujan. Pihaknya pun mencatat terdapat 900 hektare lebih sawah di Kabupten Pandeglang terendam banjir. Banjir itu merendam padi yang memiliki umur tanam selama 12-50 harian.

Namun, saat ini berdasarkan pantauan dilapangan, banjir yang disebabkan hujan deras itu sudah surut. Dirinya pun memastikan tidak adanya lahan yang puso atau gagal panen akibat banjir itu.

Lebih jauhnya, Kadistan mengungkapkan, untuk menghindari petani merugi akibat gagal panen, pihaknya telah mendaftarkan 4.000 hektare lahan tani di Banten ke dalam program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). Ribuan lahan itu didaftarkan asuransi secara cuma-cuma oleh Distan Banten, menginggat ribuan hektare lahan itu masuk dalam daerah rawan.

“Asuransi usaha tanaman padi itu penting kami berikan kepada petani pada wilayah yang patut juga rawan terhadap banjir, kekeringan dan terhadap serangan hama. Dengan asuransi itu para petani tidak akan mengalami kerugian mendalam jika suatu saat mengalami gagal panen,”ungkapnya.

Asuransi itu dibayarkan senilai Rp36.000 perhektare, Distan Banten sudah menganggarkan asuransi itu melalui APBD Banten 2024 senilai Rp144 juta.

Selain banjir, pihaknya juga melakukan mitigasi serangan hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) terhadap lahan tani di Banten. Agus menjelaskan bahwa dimusim tanam ini serangan OPT juga turut meningkat.

Terdapat lima OPT yang pihaknya waspadai yakni Pengerek Batang Padi atau PBP, Wereng Batang Coklat (WBC), Tikus, Hawar Daun Bakteri, dan serangan Blas.

“Kami pada tahun ini sudah melakukan upaya penanganan hama dengan sistem smart farming atau sistem pertanian pintar, yang mana kami memanfaatkan drone pintar untuk melakukan pengendalian hama dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi hama yang ramah lingkungan kepada sawah yang terkena serangan hama,” timpal Fungsional POPT pada Distan Banten Mimi Hadijah.

Dikatakanya, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memantau kondisi pertanian khususnya lahan yang terkena serangan hama.

“Pengendalian hama akan dilakukan dengan bahan yang ramah lingkungan, dan untuk mengantisipasi serangan hama itu kita melakukan merode peramalan, seperti jenis hama apa saja yang berpotensi disuatu daerah dan lain-lainnya, sehingga serangan hama itu bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak

Tags: agus m tauchidBanjirDistan Bantenhama tikusKepala Distan Bantenlahan sawahMitigasi bencanaoptserangan hamasmart farmingwbc
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

KPU Kabupaten Serang Sebut Ada Tiga Jenis Kerawanan di TPS

Next Post

Airin dan Pilar Nyoblos di TPS 28 Cluster Sutera Narada

Next Post
Airin dan Pilar Nyoblos di TPS 28 Cluster Sutera Narada

Airin dan Pilar Nyoblos di TPS 28 Cluster Sutera Narada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

by Nurabidin
Rabu, 19 Agustus 2026 19:09
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Rencana pemerintah pusat meningkatkan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh...

Akhir Agustus, Semua Dapur MBG di Kabupaten Serang Wajib Kantongi SLHS

Akhir Agustus, Semua Dapur MBG di Kabupaten Serang Wajib Kantongi SLHS

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 19 Agustus 2026 17:48
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serang diminta segera merampungkan persyaratan Sertifikat Laik Higiene...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.