• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

278 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 18 Maret 2024 16:49
in Kabupaten Serang, Utama
0
278 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir
0
SHARES
97
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang mendapatkan laporan dari para petani terkait lahan sawah yang terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi, beberapa waktu terakhir.

Dari data yang diperoleh, ada sebanyak 278 hektare sawah yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Serang yang terendam banjir.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suharjo, mengatakan, lahan pertanian yang terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Serang tersebar di Kecamatan Pontang, Lebakwangi, dan Ciruas.

“Ada beberapa masih terendam hari ini, karena hujan lama kemarin hujan terus terendam. Mudah-mudahan kalau hari ini panas surut ya. Kita baru menerima hari ini laporan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 18 Maret 2024.

Ia mengungkapkan, terendamnya sawah milik para petani di tiga kecamatan tersebut diakibatkan karena curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari terakhir.

Selain itu, aliran air Sungai Ciwaka yang melintas di kawasan tersebut yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

“Untuk luas sawah yang terdampal di Kecamatan Pontang 232 hektare, Lebakwangi 33 hektare, dan Ciruas 13 hektare,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Analis Kebijakan Ketahanan Pangan Muda pada DKPP Kabupaten Serang, Mahmud, untuk kondisi padi yang terendam banjir di tiga kecamatan itu masih aman dan belum ada yang puso.

“Sampai saat ini belum ada laporan puso, hanya terancam puso saja,” tegasnya.

Ia menceritakan jika kejadian paling parah terjadi sejak tiga hari lalu yakni pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu. Selama iga hari itu intensitas hujan sangat tinggi sekali.

“Karena aliran airnya agak lambat, jadi banjir. Aliran kali Ciwaka. Kalau cuacanya panas panas seperti ini terus pasti surut, cuman kalau hujan terus bisa nambah parah,” tegasnya.

Ia mengatakan, usia rata-rata padi yang terendam banjir di tiga wilayah tersebut berkisar mulai usia 5 sampai dengan 30 hari. Dimana pada usia tersebut dapat puso apabila terendam air selama lebih dari 14 hari.

“Di usia itu, kalau misal ga surut-surut, itu sekitar 10 hari lagi puso, makanya mudah-mudahan cuaca dan aliran airnya minimal segera surut mudah-mudahan bisa terselamatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, apabila terjadi puso, pihaknya akan mengajukan cadangan benih daerah kepada pemprov banten untuk memberikan bantuan benih kepada para petani.

“Kita akan mengajukan cadangan benih daerah dari provinsi, benihnya tapi untuk menangani kalau puso,” pungkasnya.

Salah seorang petani asal Kragilan, Jana, mengaku jika banjir juga sempat merendam sawahnya yang berada di Kecamatan Kragilan. 

“Kemarin di sini juga terendam banjir, ini hampir semua terendam,” katanya.

Ia mengaku merasa khawatir dengan kondisi cuaca akhir-akhir ini dimana intensitas hujan yang cukup tinggi. Hal itu lantaran tanaman padi miliknya saat ini akan mulai memasuki masa panen. Ia khawatir, apabila terjadi banjir kembali, akan menyebabkan gagal panen.

“Semoga saja ga banjir lagi, karena kalau banjir lagi khawatir nanti ga bisa panen,” pungkasnya. (*)

Editor: Agus Priwandono

Tags: Banjirdkppdkpp kabupaten seranggagal panenHujan deraskabupaten serangPemkab SerangPetanipusosawahTerendam Banjir
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Serang Sambut Baik Tawaran Saham di Bank Banten

Next Post

Ikuti Perkembangan Digital, Muhammadiyah Tangsel Gelar Tadabur Digital Bersama Smartfren

Next Post

Ikuti Perkembangan Digital, Muhammadiyah Tangsel Gelar Tadabur Digital Bersama Smartfren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

Walikota Cilegon Robinsar Siap Sukseskan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:46
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon Robinsar menyatakan kesiapannya mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026. Ajang...

10 bedeng kontrakan terbakar

10 Bedeng Kontrakan di Sukmajaya Cilegon Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:42
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Sebanyak 10 bedeng kontrakan permanen di Lingkungan Kranggot Jabalintang, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terbakar pada...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.