TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pada Ramadan 1445 Hijriah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempelopori kegiatan tadabur digital yang didukung Smartfren.
Kegiatan bertema “Peningkatan Kapasitas Digitalisasi Media Pembelajaran Bagi Guru-Guru Muhammadiyah” yang berlokasi di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ), Jumat 15 Maret 2024, dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan Muhtarom.
Pelatihan ini diawali dengan seminar yang menghadirkan Pendiri Drone Emprit yang juga Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Ismail Fahmi dan Anggota MPI PDM Tangsel Deni Muliya Barus.
Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan hingga Sabtu, 16 Maret 2024 bersama narasumber berkompeten yaitu Head of Community Development PT Smartfren Telecom Tbk/dosen Universitas Multimedia Nusantara Dani M. Akhyar, Praktisi Pendidikan Digital Jetty Maynur, Praktisi Digital yang juga MPI PP Muhammadiyah Rulli Nasrullah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan Muhtarom menyebut tadabur digital yang diinisiasi oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Tangsel merupakan yang perdana dan belum pernah dilakukan di daerah lain.
Muhtarom mengakui bahwa perkembangan zaman menuntut adanya penggunaan perangkat berbasis teknologi informasi. Oleh karenanya ia mengarahkan agar para guru tidak menolak perubahan sebab teknologi digunakan sebagai media pembelajaran.
“Sistem pendidikan yang kini dapat dilakukan dengan metode campuran yaitu daring dan luring menuntut pendidik memiliki kecerdasan dan kemampuan dalam hal teknologi dan informasi. Maka program Tadabur Digital dapat membantu para guru di lingkungan Muhammadiyah meningkatkan literasi digital,” ungkap Muhtarom dalam siaran persnya, Senin, 18 Maret 2023.
Pernyataan itu didukung oleh Dekan FIP UMJ Iswan saat menyampaikan keynote speech. “Kita tidak boleh alergi dengan perkembangan teknologi, ini penting karena dunia teknologi sangat menarik ketika diimplementasikan di ruang kelas,” tegas Iswan.
Saat ini Iswan melihat sudah banyak model-model pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi, misalnya virtual reality. Guru harus bisa beradaptasi dan ada kemauan untuk selalu belajar hal baru dari perkembangan zaman. Selain penting karena dapat membantu model pembelajaran di sekolah, para guru juga harus mengimbangi pengetahuan generasi terkini agar dapat mendidik dengan tepat.
Iswan berharap para guru dapat mengikuti dengan seksama agar bisa mengambil manfaat untuk bekal keprofesian.
Pada kesempatan itu Sekretaris Dikdasmen PDM Tangsel Fathor Rohman menekankan pada para guru yang merupakan peserta agar mengikuti pelatihan hingga tuntas.
Menurutnya program ini menjadi momen untuk melakukan internalisasi dan mengkonsep yaitu merekayasa kembali pembelajaran efektif dengan bantuan perangkat teknologi informasi.
Ketua MPI PDM Tangsel Asep Rahman Umbara melaporkan, pelatihan Tadabur Digital diikuti oleh 52 guru di lingkungan Muhammadiyah se-Tangerang Raya yaitu Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Lebih lanjut, Asep menerangkan bahwa program itu bagian dari ikhtiar MPI PDM Tangsel yang juga didukung oleh Dikdasmen PDM Tangsel dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan guru-guru di lingkungan Muhammadiyah.
Dani Akhyar saat menjadi pemateri menyampaikan, Smartfren berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan workshop literasi digital bekerjasama dengan MPI PD Muhammadiyah Tangsel.
“Kami punya program Teman Pintar dan Guru Pintar yang sudah berjalan selama 3 tahun di 75 kota dan selaras dengan program dari Muhammadiyah ini,” ungkapnya.
Editor: Aas Arbi











