SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum memberikan sejumlah catatan untuk dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) RKPD 2025 Kabupaten Serang.
“Penekanannya ialah kita berfokus pada beberapa hal diantaranya tentang infrastuktur. Jalan masih menjadi dambaan masyarakat. Kemarin kita sudah bebas untuk jalan kabupaten. Tapi kita masih ada PR untuk jalan desa yang ditingkatkan statusnya menjadi jalan Kabupaten, jalan lingkungan dan jalan wisata,” katanya, Kamis 21 Maret 2024.
Selain itu, ia mengatakan persoalan irigasi di Kabupaten Serang juga masih menjadi keluhan. Karena berpengaruh terhadap pasokan air.
“Walaupun Maslah utamanya adanya sedimentasi dari kali dan irigasi yang kewenangannya adalah balai, ini harus menjadi pembahasan,” terangnya.
Pihaknya juga meminta agar pemerintah juga dapat memperhatikan persoalan dampak Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terasa oleh masyarakat.
“Kemudian persoalan dampak pandemi Covid-19 masih kita tekankan, bagaimana kemudian kita terlepas dari persoalan pengangguran dan kemiskinan, maka titik poin fokus kita adalah bagaimana Pemkab Serang bisa memberikan pendampingan pada pemilik UMKM, baik pendampingan prodak, pasan dan lain sebagainya agar UMKM mampu terus bertahan dan berkembang,” jelasnya.
Tak lupa, ia pun menanggapi mengenai persoalan sampah yang saat ini menjadi permasalahan yang krusial di kabupaten Serang. Menurutnya, upaya yang saat ini dilakukan oleh Pemkab Serang cukup baik yakni akan membuka tempat pembuangan sampah sendiri di Mancak.
“Ke dua pemerintah daerah sudah mencari opsi alternatif pembuangan sampah dari pengelolaan swasta. Termasuk juga mesin pengolahan sampah yang saat ini ada di Kibin, semoga bisa dikembangkan di seluruh wilayah minimal mewakili daerah pemilihan atau zona,” pungkasnya. (*)
Editor Bayu Mulyana

