PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Jembatan Tenjolahang di ruas Jalan Mengger-Caringin, Desa Tenjolahang, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, diusulkan untuk dilebarkan. Sebab, jembatan itu hanya bisa dilintasi oleh satu kendaraan.
Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Dinas PUPR Banten Yan Ardiansyah Achmad mengatakan, pihaknya mengelola 150 buah jembatan. Beberapa jembatan memiliki panjang 25 meter dalam kondisi baik. “Hanya saja jembatan yang ada di ruas jalan Mandalawangi-Caringin perlu dilebarkan,” kata Yan kepada RADARBANTEN.CO.ID, dihubungi melalui telepon selularnya, Jumat, 22 Maret 2024.
Kondisi Jembatan Tenjolahang saat ini sempit, namun panjang. Di sisi lain, volume kendaraan yang melintas di ruas jalan Mengger-Mandalawangi-Caringin meningkat. Kondisi jembatan yang sempit itu membuat kendaraan harus antre untuk melintasinya. “Jadi bangunan jembatan masa lalu yang hanya bisa dilewati satu kendaraan mobil dalam satu arah. Tidak bisa dilalui dua arah berlawanan karena tidak muat,” katanya. “Karena memang ukurannya kecil jadi tidak bisa berpapasan. Dan kita usulkan di tahun 2025 untuk ditangani,” imbuhnya.
Menurut Yan, untuk memperbesar Jembatan Tenjolahang, kemungkinan akan ada relokasi. Sehingga, membutuhkan anggaran cukup besar untuk pembebasan lahan warga setempat.
“Jembatan Tenjolahang salah satu pekerjaan rumah yang kami prioritaskan. Selanjutnya jembatan kedua yang sempit dan harus dilebarkan yakni di ruas jalan Picung-Munjul, dan Jembatan Cimoyan sempit juga,” katanya.
Selain Jembatan Tenjolahang, jembatan di ruas Picung-Munjul juga diusulkan tahun 2025 untuk dilebarkan. Seiring beroperasinya Jalan Tol Serang-Panimbang.
“Konsekuensinya kita harus lebarkan untuk bisa menampung arus lalu lintas atau beban lalu lintas lebih tinggi lagi. Selanjutnya jembatan di Cikeusik juga perlu perlakukan khusus karena sering banjir,” katanya.
Jembatan di Cikeusik juga diusulkan untuk diperbaiki tahun depan. “Jembatan tersebut menjadi pekerjaan rumah kami di tahun berikutnya. Untuk yang lain keliatannya klir karena kami menilai berdasarkan hasil pemantauan secara visual umurnya masih memenuhi untuk bisa melayani masyarkat,” katanya.
Warga Kecamatan Jiput, Rohman, menyambut baik pelebaran Jembatan Tenjolahang.“Jembatannya memang sempit terus berada pada jalur tikungan. Sehingga sudah selayaknya dilebarkan agar arus kendaraan melintas menjadi lebih lancar dan lebih aman,” katanya.
Editor : Merwanda











