SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang memastikan pembangunan pasar Baros telah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan jika progres pembangunan untuk pasar Baros sendiri progresnya saat ini telah mencapai kurang lebih 80 persen.
“Pasar baros alhamdulillah sesuai jadwal, mungkin setelah lebaran pembangunannya sudah selesai sekitar bulan Juli-Agustus. Tahapannya sekarang mungkin sudah hampir 80 persen sudah bagus, atap sudah terpasang,” katanya Minggu 24 Maret 2024.
Nantinya, setelah pembangunan rampung dan diserah terimakan kepada Pemkab Serang, para pedagang yang telah terdaftar dapat menempati kios dan los yang ada di pasar tersebut.
“Pembagian kios nanti setelah jadi. Misalkan udah tau kan mereka para pedagang, yang basah dimana, yang kering dimana gitu.,” tegasnya.
Agar nantinya pelaksanaan pembagian kios dan los berjalan dengan kondusif, pihaknya mengaku akan menyerahkan pembagiannya kepada forum pedagang yang ada di sana.
“Nanti pembagiannya baru dilaksanakan oleh tim para pedagang itu sendiri. Ada forumnya di sana, kita yang mengawasi. Biar mereka seperti apa-seperti apa mekanismenya. Biar tidak ribut ya,” tegasnya.
Tercatat ada sebanyak 354 kios atau los yang dibangun di pasar baros tersebut yang mana nantinya akan ditempati oleh para pedagang Pasar Baros.
Pihaknya memastikan para pedagang yang akan menempati kios merupakan pedagang-pedagang lama yang mana sebelumnya telah didata oleh forum.
“Tidak ada yang berkurang, adapun ada kelebihan kios segala macem itu nanti urusannya. Itu programnya nanti, ada bangunan kosong apakah untuk UMKM atau apalah, karena harus ada yang berjualan khusus produk-produk yang dibuat UMKM. Mungkin kalau ada sisa kios,” tegasnya.
Pihaknya pun mengaku masih menunggu informasi mengenai kapan akan serah terima aset dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Serang. “Serah terima belum tahu jadwalnya, kemarin mereka baru komunikasi, dari kementerian PUPR nya baru datang baru memberikan informasi nanti untuk tindak lanjut,” tegasnya.
Sementara itu, untuk kantor Polsek Baros yang berada tepat disamping Pasar Baros juga sudah dibongkar. Rencananya, lokasi tersebut akan dijadikan sebagai tempat parkir.
“Polsek sudah dibongkar dibuat parkiran. Polsek pindah, untuk polsek sementaranya sudah ada. Nah untuk Polsek ditempatkan di lapangan bekas pasar sementara,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana

