CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID-PT Pelindo Regional 2 Banten siap melayani arus mudik angkutan lebaran Tahun 2024. Pelabuhan Ciwandan yang ditetapkan pemerintah untuk melayani penyeberangan pemudik lebaran 2024 siap digunakan.
Pelabuhan Ciwandan terhitung sejak tanggal 3 April 2024 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 9 April 2024 pukul 24.00 WIB mulai melayani kendaraan roda dua dan truck (Golongan VIb dan Golongan VII). Pembukaan pelayanan angkutan lebaran ini untuk mengurangi kepadatan antrean di Pelabuhan Merak-Bakaheuni.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Yohanes W Situmeang mengatakan, Pelindo Regional 2 Banten menyediakan fasilitas dermaga sesuai permintaan H-7 sampai dengan H-1 yaitu Dermaga 05A, Dermaga 03 dan Dermaga 07.
“Kami siapkan juga area lapangan parkir (buffer area) untuk motor seluas 7.000 meter persegi dengan kapasitas 2.000 unit dan area lapangan truck seluas 2,5 hektare dengan kapasitas 200 unit yang digunakan upaya untuk mendukung angkutan lebaran di tahun ini,” katanya, Selasa, 26 Maret 2024.
Selain itu, kata dia, untuk menghadapi arus mudik lebaran yang memakai jalur Pelabuhan di Ciwandan, pihaknya juga menyiapkan beberapa persiapan mulai petugas pelayanan keamanan dengan pola 24/7, petugas pandu 2 orang dari Pelindo yang bertugas secara bergantian dan 2 unit Kapal Tunda dari Pelindo.
Selain itu, ada asilitas dukungan kapal tunda dari BUP lain yaitu PT Krakatau Bandar Samudera 1 unit kapal tunda dan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri 1 unit kapal tunda serta fasilitas pendukung yang disiapkan dari pihak ASDP seperti posko, tenda bersama untuk aparat kemananan, toilet umum, ruang P3K dan tenda UMKM.
Kata dia, kegiatan angkutan lebaran di Pelindo Ciwandan ini juga di dukung dari instansi terkait, seperti petugas kesehatan dan satu unit ambulans dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Banten, petugas KSOP Kelas I Banten, petugas keamanan dari kepolisian setempat yaitu KSKP serta petugas BPTD Wilayah VIII Banten.
“Kami siap mendukung program pemerintah dalam kelancaran arus mudik di Pelindo Ciwandan, untuk mengurangi kepadatan lonjakan pemudik di Pelabuhan Merak” ujar Yohanes. (*)
Editor : Merwanda











