LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus pengeroyokan terhadap seorang ustaz asal Kabupaten Pandeglang oleh sejumlah oknum pegawai bank keliling, memicu aksi balasan. Sejumlah ormas melakukan sweeping di Kabupaten Pandeglang. Dan aksi serupa meluas hingga Kabupaten Lebak.
Aksi solidaritas dan sweeping terhadap bank keliling oleh warga dan gabungan organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Lebak akan digelar di Alun-Alun Rangkasbitung pada Kamis, 4 April 2024.
Sekjen Ormas Garuda Banten, Ade Apriyadi, menyampaikan, aksi tersebut merupakan bentuk rasa solidaritas. Selain itu, dalam aksi tersebut pihaknya akan menyampaikan tiga tuntutan agar kejadian serupa tak terulang lagi.
“Mendesak pihak Kepolisian agar menindak pelaku dengan hukuman seberat-beratnya,” kata Ade kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 3 April 2024.
Diungkapkan Ade, pihaknya mendesak agar pihak Kepolisian segera menindaklajuti perihal kejadian yang terjadi di Kabupaten Serang pada 1 April 2024.
Lebih lanjut, menurut Ade, pihak Kepolisian segera menangkap pemilik akun media sosial yang memprovokasi suku Sunda dan Batak ini, sehingga terjadi masalah.
“Mendesak Kepolisian agar mencari dan menangkap pemilik akun FB @Sihotang Raja Oloan yang telah membuat postingan provokasi sehingga mengadu domba ras Sunda dan Batak,” tegasnya.
Ditambahkannya, tuntutan ketiga untuk Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Koperasi segera menindaklanjuti pengoperasian keberadaan bank keliling di setiap daerah.
“Mendesak Dinas Koperasi dan UKM agar memeriksa perizinan perkoperasian bank keliling, apabila tidak ada, tutup dan bubarkan,” ucapnya.
Warga Lebak, Adnan, berharap agar aksi berjalan damai dan semua oknum yang melakukan provokasi bisa segera diamankan oleh pihak Kepolisian.
“Semoga aksi berjalan damai, dan untuk oknum serta pelaku yang tidak bertangung jawab bisa ditangkap, agar suasananya bisa kondusif lagi,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











