PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan kendaraan terjebak macet di persimpangan tiga Mengger, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 13 April 2024 siang. Ribuan kendaraan terjebak macet lebih dari tiga jam.
Hingga mengakibatkan pengendara mengalami kepanasan karena kondisi cuaca sangat panas.
Berdasarkan pantauan RADARBANTEN.CO.ID, kemacetan mulai terjadi dari jalan Mengger-Caringin. Kemudian Mengger-Pandeglang dan Mengger-Labuan.
Kendaraan berjam-jam bergerak hanya sejauh 100 meter. Kondisi macet disebabkan meningkatnya volume kendaraan dari luar daerah memasuki Kabupaten Pandeglang.
Kendaraan dari luar daerah sebagain besar memasuki kawasan obyek wisata pantai, religi maupun buatan.
Selain di Mengger, kemacetan terjadi di jalan Carita-Anyer dan Carita-Labuan-Pandeglang.
Kendaraan yang terjebak macet total sebagian besar merupakan mobil pribadi. Sementara sepeda motor masih bisa bergerak walaupun lambat.
Sejumlah petugas Kepolisian yang terlihat tengah melakukan pengaturan, untuk mengurai kemacetan. Bahkan Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP (Ajun Komisaris Polisi) Made Hendra Kusumanata menggunakan sepeda motor untuk mengurai kendaraan terjebak macet.
Warga Lebak Sri Astuti mengatakan, baru ngalamin terjebak macet sampai berjam-jam.
“Tadi kita habis silaturahmi dari Jiput. Terus pulang melalui jalan Mengger-Caringin,” katanya.
Berangkat dari Jiput, sekira pukul 12.00 WIB. Kemudian 2 kilo sebelum pertigaan Mengger, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk macet.
“Lebih dari tiga jam kejebak macet. Sekali jalan satu meter nunggu 15-20 menit,” katanya.
Biasanya dari Jiput-Mengger itu dapat ditempuh perjalanan 20 menit.
“Tapi ini sudah tiga jam lebih tepatnya jam 15.20 WIB, kendaraan masih kejebak macet, belum dapat melewati Mengger,” katanya.
Pada awalnya, diungkapkan Sri, ia memilih jalan Mengger agar tidak terjebak macet. Nyatanya kena macet.
“Saya tanya ke orang hal sama juga terjadi macet di ruas jalan Menes-Pandeglang juga macet,” katanya.
Kemudian juga di ruas jalan Carita juga macet.
“Baru kali ini ngalamin macet total. Biasanya padat merayap,” katanya.
Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP (Ajun Komisaris Polisi) Made Hendra Kusumanata mengatakan, kalau di lihat di lapangan kemacetan karena meningkatkan volume kendaraan.
“Yang mendominasi memang arus wisatawan. Namun tidak menutup kemungkinan ada masyarakat lokal juga yang masih silaturahmi terus di samping itu ada juga yang melakukan arus balik dari pelaksanaan mudik Lebaran,” katanya.
Jadi arus kendaraan bervariasi tujuannya.
“Ada yang wisata ada yang mudik ada yang silaturahmi warga lokal juga. Banyak untuk ke luar hanya sebatas untuk jarak jarak dekat,” katanya
Editor: Agus Priwandono

