LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Usai libur panjang Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter mencatat jumlah pengguna commuterline paling padat dibanding hari-hari lainnya.
Selama libur panjang KAI Commuter memprediksi 980 Ribu hingga 1 Juta lebih pengguna yang menggunakan commuter line pada Senin 13 Mei 2024. Khusus penumpang di Stasiun Rangkasbitung dan Merak sebanyak 45.523 orang.
Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, pihaknya mengoperasikan 1.061 perjalanan Commuterline Jabodetabek mulai pukul 04.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sebaran pengguna pada hari kerja juga masih terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB, dan sore mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB
“KAI Commuter juga mengoperasikan setiap harinya 1.061 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 56 perjalanan Commuter Line Basoetta, 14 perjalanan Commuter Line Merak, 58 perjalanan Commuter Line di Wilayah 2 Bandung serta mengoperasikan sebanyak 60 perjalanan Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya,” kata Anne dalam keterangan tertulis kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 13 Mei 2024.
Ia mengungkapkan, tingginya animo masyarakat dalam menggunakan Commuter Line di libur panjang, menunjukkan kepercayaan masyakarat terhadap transportasi massal kereta api yang efisien dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Sehingga momen liburan bersama anak dan keluarga dapat dinikmati dengan aman dan nyaman.
“Selama menggunakan Commuter line, KAI Commuter mengimbau kepada pengguna selama dalam perjalanan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga dan mengawasi buah hati, menyiapkan perjalanan dengan cermat, serta menjaga barang bawaan dan ikuti arahan petugas,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pengguna KRL, Hervita mengatakan, pada saat libur panjang kepadatan di Stasiun Rangkasbitung sangat padat ke arah Jabodetabek yang didominasi oleh warga yang bekerja.
“Memang mayoritas warga yang bekerja di wilayah Jabodetabek sehingga ada kepadatan penumpang. Karena saya juga bekerja di wilayah Jakarta,” tuturnya.
Menurutnya, selama perjalanan di KRL lancar dan tidak ada hambatan. Sementara kepadatan terjadi di Stasiun pada pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB.
“Kalau kepadatan itu, terjadi di Stasiun Rangkasbitung terjadi pada pagi hari, karena rata-rata warga yang hendak bekerja,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











