SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jenazah Ketua Umum MUI Banten KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi usai disalatkan di Masjidil Haram, Makkah, Minggu, 9 Juni 2024, bakda salat subuh, langsung dimakamkan di permakaman Soraya, Makkah.
Soraya merupakan permakaman umum yang lokasinya sekitar 20 kilometer utara Makkah atau kurang lebih 4 kilometer ke arah Masjid Jaronah.
Soraya adalah salah satu permakaman untuk jemaah haji atau umrah yang meninggal dunia saat berada di Tanah Suci Makkah.
Ketua Umum MUI Banten KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi wafat pada Kamis, 6 Juni 2024, pukul 22.30 Waktu Arab Saudi atau Jumat, 7 Juni 2024, pukul 02.30 WIB, di Jeddah, mendapatkan izin untuk disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Soraya.
Proses mengantarkan jenazah dari Masjidil Haram ke permakaman hingga pemakaman disiarkan secara langsung oleh pihak keluarga almarhum bersama Ahmad Edwar, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melalui aplikasi Zoom.
Proses pemakaman secara daring melalui Zoom diikuti lebih dari 100 orang, antara lain keluarga besar almarhum, pengurus MUI Banten, para alumni Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Linahdlatil Ulama (MALNU), Menes, Kabupaten Pandeglang. Para santri juga menyaksikan di sebuah aula pondok pesantren.
Proses pemakaman, seperti terlihat secara daring, dimulai pukul 05.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 09.00 WIB. Sekitar 6 enam menit kemudian jenazah dimasukkan oleh petugas ke liang lahat.
Proses pemakaman yang disaksikan oleh sejumlah petugas PPIH Arab Saudi dan jemaah haji ini berlangsung singkat. Pukul 05.20 WAS telah selesai dan ditalqinkan oleh salah seorang Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jakarta.
Jemaah haji yang meninggal dan dimakamkan di Soraya tidak diberi nisan dengan tulisan nama jenazah. Hanya diberikan tanda batu yang besarnya seukuran bata.
Sebelumnya, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten Ahmad Bahir kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui pesan singkat, Minggu, 9 Juni 2024, pukul 06.13 WIB atau pukul 02.13 Waktu Arab Saudi, menyampaikan informasi rencana pemakaman jenazah KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi.
“Subuh ini rencana mau disalatkan di Masjidil Haram, Makkah. Setelah itu akan dimakamkan di Soraya,” ungkap Bahir.
Bahir yang menjadi Kepala Sektor 8 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di Makkah menjelaskan, jenazah dibawa dari Jeddah sekitar pukul 23.00 WAS ke Makkah. Kemudian dimandikan dan dikafani di Jami’atul Muhajirin, sebuah tempat pemulasaran di Kota Makkah.
“Yang ikut mengkafani saya, Pak Hendri dan Ahmad Edwar, petugas PPIH non kloter Arab Saudi di Sektor 8 dan 3,” ungkap Bahir.
Editor: Aas Arbi












