KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan, dalam rapat tadi sejumlah fraksi menyampaikan masukan, saran, dan catatan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait pelaksanaan Perubahan APBD 2026.
“Fraksi-fraksi DPRD juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Amud usai rapat Paripurna, Senin 14 September 2026.
Selain itu kata Amud, program yang tercantum dalam APBD Perubahan diminta dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang secara lebih optimal.
Dimana, sejumlah sektor menjadi perhatian penting dalam pandangan umum fraksi, di antaranya program bedah rumah, pendidikan, serta penanganan bencana.
“Nah, untuk program bedah rumah, kami mendorong agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran sehingga dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara di sektor pendidikan lanjut Amud, pihaknya menyoroti perlunya penanganan dan penataan berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Dimana, fraksi-fraksi juga memberikan perhatian terhadap anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), khususnya untuk penanganan bencana.
“Alokasi anggaran tersebut diproyeksikan mengalami penyesuaian atau penambahan dalam APBD Perubahan 2026,” katanya.
Selain itu, Amud membeberkan pembahasan mengenai rincian anggaran dan dokumen Perubahan APBD 2026 yang selanjutnya akan dilakukan melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tangerang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pengesahan Perubahan APBD 2026 ditargetkan selesai pada September.
“Setelah disahkan, dokumen tersebut masih harus melalui tahapan evaluasi di tingkat Pemerintah Provinsi sebelum dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Editor Daru












