LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hampir tiga tahun, Perumdam Tirta Kalimaya atau PDAM Lebak dipimpin oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt). Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membuka seleksi terbuka atau open bidding jabatan Direktur Perumdan Tirta Kalimaya periode 2024-2029.
Maret 2021 silam, Direktur PDAM Lebak, Oya Masri, mengundurkan diri.
Sejak itu, perusahaan penyedia air bersih milik Pemkab Lebak ini dinakhodai Plt, mulai dari Wawan Kuswanto yang mantan Kepala Dinas PUPR Lebak dan Khoirul Umam.
“Pendaftaran dari tanggal 10 Juli sampai 12 Juli, tapi kita perpanjang sampai tanggal 17 Juli 2024,” kata Ketua Panitia Seleksi Dirut Perumdan Tirta Kalimaya, Iman Hidayat, Selasa, 16 Juli 2024.
Perpanjangan masa pendaftaran lelang terbuka itu, kata dia, untuk memberikan waktu yang lebih kepada peminat yang ingin mendaftar sebagai orang nomor satu di Perumdan Tirta Kalimaya.
“Sejauh ini baru tiga orang pendaftar yang berasal dari internal PDAM,” kata Kabag Ekonomi Pemkab Lebak ini.
Dijelaskannya, bagi pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Bagi pendaftar yang lolos seleksi administrasi wajib menyerahkan makalah dengan tema yang berhubungan dengan tupoksi direktur kepada Pansel selambat-lambatnya disampaikan sehari sebelum UKK. Dalam uji kelayakan dan kepatutan ini, kita bekerjaxsama dengan Universitas Padjajaran Bandung,” ujarnya.
Persyaratan khusus bagi calon direktur, kata dia, di antaranya yaitu memiliki keahlian yang dibuktikan minimal memiliki sertifikat manajemen air minum tingkat muda, memiliki pengetahuan yang memadai dibidang perusahaan, pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang manajerial perusahaan berbadan hukum, dan pernah memimpin tim.
“Calon direktur juga tidak pernah dihukun karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara atau keuangan daerah, tidak sedang menjalani sanksi pidana, dan tidak sedang menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah atau calon anggota legislatif,” katanya.
Sementara itu, mantan Sekretaris Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Lebak, Dana Hardiansyah berharap, Pansel Dirut PDAM Lebak dapat selektif dalam memilih.
Kata dia, Pansel diharapkan mampu memilih direktur yang benar-banar profesional dan paham soal manajerial PDAM.
Sehingga, mampu menjawab tantangan yang dihadapi PDAM saat ini, salah satunya yaitu menghasilkan air bersih yang berkualitas tanpa tersendat-sendat kepada pelanggan.
“Selama ini kan pelanggan masih kerap mengeluh sering kalinya distribusi air pelanggan yang tersendat dan kualitasnya yang kerap keruh. Ini tentunya harus menjadi perhatian serius direktur PDAM,” kata aktivis anti korupsi ini. (*)
Editor: Agus Priwandono












