• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Pj Bupati Lebak Dikritik, Imala: Terlalu Seremonial Beri Bantuan kepada Warga

Nurandi by Nurandi
Senin, 29 Juli 2024 12:07
in Lebak, Utama
0
Pj Bupati Lebak Dikritik, Imala: Terlalu Seremonial Beri Bantuan kepada Warga
0
SHARES
66
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) Cabang Rangkasbitung, Ilham Maulana Raissa, mengkritik kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, yang dinilai terlalu seremonial dalam memberikan bantuan kepada warga.

Diungkapkan Ilham, pada kenyataannya masih banyak warga Lebak kesulitan dan jauh dari keadaan sejahtera. Bahkan, beberapa waktu lalu, viral anak di Kecamata Cikulur anak putus sekolah karena biaya.

Menurutnya, masih banyak ribuan anak di Lebak yang belum merasakan bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Lebih lanjut, Ilham menyoroti kegiatan Gebyar Klasik yang sangat seremonial, namun dampaknya belum dirasakan secara menyeluruh masyarakat. Namun, hingga saat ini kemiskinan ekstrem dan kesulitan warga yang lainnya masih banyak yang kesulitan.

“Gebyar Klasik ini tidak jelas hasil dan tujuan nya, hanya banyak membuang anggaran hanya untuk kegiatan bertajuk atasi stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem yang hasil nya sangat kurang berdampak,” jelas Ilham kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 29 Juli 2024.

Tidak hanya itu, secara data saja bahkan sudah jelas Pemkab Lebak masih banyak anak di Lebak yang belum sekolah. Tentunya, Gebyar Klasik tersebut tidak berdampak besar dalam mengatasi masalah di Lebak.

“Pada kenyataan nya Pemkab Lebak kurang menyeluruh dalam penanganannya bantuan. Dalam data Kemendikbud ada sekitar 22.563 anak dinyatakan putus sekolah yang seharusnya di perhatikan secara khusus, ini bukan angka yang sedikit,” ujarnya.

“Dan ada sekitar 43ribu Rumah tidak layak huni di Kabupaten Lebak termasuk wilayah perkotaan Rangkasbitung, dan bahkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak mencatat, 114.540 jiwa penduduk Kabupaten Lebak yang berada di bawah garis kemiskinan,” tambahnya.

Lebih lanjut, harusnya kegiatan tidak disellenggarakan secara seremonial namun harus menyeluruh membantua masyarakat.

“Terlihat aneh ketika pemkab malah membuat kegiatan seperti ini, karena ini hanya segelintir orang yang merasakan, lalu bagaimana nasib yang lainnya, hanya jadi penonton biasa di acara kegiatan gebyar klasik,” tegasnya.

Sementara itu, warga Lebak Candra berharap Pemkab Lebak bisa melihat keadaan di bawah tidak hanya secara seremonial dan harus menyeluruh memberikan bantuan.

“Harusnya tidak tebang pilih, memberi bantuan itu adil untuk semua masyarakat. Inimah kadang ada yang mendapatkan bantuan tapi tidak tepat sasaranya ke warga. Harusnya kejadian tersebut jangan sampai terjadi,” terangnya.

Ia menambahkan, tidak mempersalahkan terkait bantuan. Namun baiknya tidak terlalu seremonial dan membuang-buang anggaran.

“Intinya bantuan harus tepat, tidak hanya ke warga tertentu. Kiranya harus tepat dalam memberikan bantuan tersebut,” tandasnya. (*)

Editor: Agus Priwandono

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Arca Pion dan Kepala di TNUK, Tabir Jejak Agama Hindu di Pandeglang Terbuka

Next Post

Pegiat Literasi Minta KPU Masukkan Tema Literasi di Debat Pilkada

Next Post
Pegiat Literasi Minta KPU Masukkan Tema Literasi di Debat Pilkada

Pegiat Literasi Minta KPU Masukkan Tema Literasi di Debat Pilkada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

tps liar di lebak

DLH Lebak Angkut 15 Ton Sampah di Ruas Jalan Rangkas-Cikande

by Nurabidin
Minggu, 6 September 2026 21:00
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak kewalahan mengangkut tumpukan sampah yang dibuang masyarakat di jalan raya Rangkasbitung-Cikande....

Pandeglang

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Disdikpora Pandeglang Terbitkan SE Tentang Pembelajaran Jarak Jauh

by Purnama Irawan
Minggu, 6 September 2026 20:48
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.3/3-DISDIKPORA/2026...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.