SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Serang mengimbau warga di Kabupaten Serang agar menjaga kerukunan antar umat beragama saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Wakil Ketua 1 FKUB Kabupaten Serang, Odih Hasan mengajak seluruh warga untuk selalu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kerukunan umat beragama.
Ia mengingatkan pentingnya prinsip “Sepi ing pamrih Rame Ing Gawe” yang menjadi simbol Kerukunan di Kabupaten Serang. Prinsip ini menggambarkan tiga elemen utama, yaitu para tokoh Agama, Umaro dan masyarakat yang berdampingan dengan damai dalam bingkai persatuan dan saling menghormati.
“Kita harus tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama, khususnya dalam suasana menjelang Pilkada 27 November mendatang. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah belah kita sebagai saudara sebangsa,” katanya, Jumat 4 Oktober 2024.
Ia meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif, berita hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat memicu perpecahan.
“Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian, persatuan, dan keharmonisan di Kabupaten Serang. Pilkada adalah bagian dari demokrasi, dan demokrasi harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab dan kedewasaan jangan pernah kita terprovokasi oleh isu negatif, berita hoaks, dan ujaran kebencian,” imbuhnya.
Ia mengingatkan maraknya politik identitas di media sosial, di mana agama kerap dibawa ke ranah politik. Menurutnya, hal ini dapat mengganggu kerukunan dan harus diwaspadai oleh para tokoh agama.
“Jangan sampai tenun kebangsaan kita terkoyak dengan adanya politik identitas di ranah politik apalagi di Kabupaten Serang yang jelas Tanah para Ulama dan jawara jangan sampai terjadi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memahami bahwa perbedaan hanya sebatas persepsi, namun nilai kebaikan adalah hal yang universal dan harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata.
Pilkada di Kabupaten Serang harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat, terutama menjelang Pilkada. Kerukunan Antar Umat Beragama, menurutnya, adalah salah satu yang harus terus dijaga melalui prinsip saling menghormati dan menghargai perbedaan.
“Jangan sampai beda pilihan politik antar anak bangsa saling bermusuhan, kita harus rukun dan damai karena kita bersaudara,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











